Kembali

Girl's Life

Inilah Penyebab dan Gejala Kista Ovarium yang Harus Kamu Tau!

Inilah Penyebab dan Gejala Kista Ovarium yang Harus Kamu Tau!


Kista memang menjadi salah satu gangguan yang sering banget dialami oleh sebagian wanita. Apalagi, gangguan ini bisa menghambat kamu untuk menghasilkan keturunan. Ovarium adalah salah satu alat reproduksi wanita yang sangat penting. Tak mengherankan, kalau kista ovarium sangat ditakutkan keberadaannya oleh siapa pun. 

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh pada indung telur (ovarium) wanita. Nah, Kista ini biasanya muncul selama masa subur atau selama wanita mengalami menstruasi.

Tiap wanita memiliki dua indung telur (ovarium), satu di bagian kanan dan satu lagi di sebelah kiri rahim. Ovarium yang berukuran sebesar biji kenari ini, merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita.

Organ reproduksi yang satu ini berfungsi menghasilkan sel telur tiap bulannya, serta memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Namun sayangnya, fungsi ovarium terkadang dapat terganggu loh. Salah satunya adalah kista ovarium.

Nyatanya, kista ovarium sendiri sering kali dikaitkan dengan kanker ovarium loh. Padahal, tidak semua kista ovarium berpotensi menjadi ganas atau kanker. Pasalnya, dengan penanganan yang tepat, kista ovarium bisa diatasi dan dicegah agar tidak semakin parah.

Kista ovarium sendiri tergolong umum dialami oleh sebagian besar wanita. Gangguan ini pun biasanya dianggap tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Meskipun begitu, hal yang membuat kista ovarium berbahaya adalah ketika pecah, berukuran sangat besar, atau menghalangi suplai darah ke ovarium.

Selain itu, kista ovarium yang tidak terdeteksi dan diobati sejak dini juga berpotensi berkembang menjadi ganas atau kanker. 

Maka dari itu, kamu setidaknya harus mengetahui gejala, penyebab, dan penanganan yang bisa kamu lakukan untuk kista ovarium. Simak saja yuk penjelasan lengkapnya di bawah ini, seperti yang dilansir dari beragam sumber.

Gejala Kista Ovarium 

Kebanyakan kista ovarium tidak menimbulkan gejala dan bisa menghilang dengan sendirinya. 

Meskipun begitu, kista ovarium yang besar dapat menyebabkan nyeri perut bawah atau panggul (pelvik) yang dapat menyebar ke punggung bawah belakang, rasa penuh atau berat, konstipasi, mulas, nyeri saat berhubungan intim, mual, muntah, dan rasa kembung.

Penyebab Kista Ovarium 

Berdasarkan penyebabnya, kista ovarium bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu kista ovarium fungsional dan kista ovarium non-fungsional. Apa perbedaanya?

1. Kista Ovarium Fungsional 

Merupakan kista yang terbentuk saat ovarium wanita melepaskan sel telur untuk dibuahi (ovulasi). Jenis kista ini adalah yang paling umum dialami wanita dan biasanya tidak berbahaya. 

2. Kista non-fungsional 

Adalah jenis kista yang tidak berkaitan dengan fungsi normal siklus haid wanita. Contoh jenis kista non-fungsional, antara lain:

  • Kista dermoid, juga dikenal sebagai teratoma. Hal ini disebabkan oleh perkembangan abnormal dari sel-sel embrionik sehingga di dalam kista dapat ditemukan jaringan rambut, kulit, dan gigi. Kista ini jarang bersifat ganas.
  • Kistadenoma. Kista ini berkembang di permukaan ovarium dan mungkin berisi cairan atau lendir.
  • Endometrioma adalah kondisi ketika sel-sel yang melapisi dinding dalam rahim tumbuh di luar rahim, biasanya di ovarium. Pada saat menstruasi, sel-sel ini membentuk kista berisi darah dengan isi jaringan endometrioma berwarna merah kecoklatan yang menyebabkan endometrioma sering dikenal sebagai kista coklat.

Kista non-fungsional lain yang umum adalah sindrom ovarium polikistik, yaitu ketika terdapat adanya banyak kista kecil. Sindrom ovarium polikistik disebabkan oleh berbagai macam masalah hormonal yang juga merupakan penyebab paling sering kemandulan bagi wanita.

Penanganan Kista Ovarium 

Langkah penanganan terhadap kista ovarium dilakukan berdasarkan usia, jenis, atau ukuran kista. Beberapa pilihan penanganan kista ovarium, salah satunya hanya pemantauan rutin saja jika kista masih kecil dan tidak menimbulkan gejala. Namun jika kista membesar, dapat dilakukan tindakan operasi  pengangkatan kista.

Walaupun hal tersebut memang cukup mengerikan jika sudah membesar, namun gangguan ini ternyata sulit banget untuk dihindari. Namun, kamu tetap bisa meminimalisir gangguan ini, dengan terus melakukan pengecekan ke rumah sakit atau klinik terdekat ya.

Baca Juga Disini : 

Ini Penyebab Nyeri Haid Tidak Tertahankan

Kenapa Nyeri Haid Terasa Sakit Hingga Vagina

Darah Menstruasi Hitam Serem Nggak Sih

 

kista ovarium
Komentar (1)
A

Avatar Profile Image
Zaynah Zaynaa
Bener nih kista emang gak bisa disepelekan, kalo ada gejalanya harus segera di cek ke rumah sakit.
21 days ago
Balas