Kembali

Girl's Life

Darah Haid yang Keluar Terlalu Banyak? Ini Cara Mengatasinya!

Darah Haid yang Keluar Terlalu Banyak? Ini Cara Mengatasinya!


Menorrhagia bisa terjadi kepada siapa saja 

Charm Girls momen haid jadi satu waktu yang terkadang perlu dilalui dengan persiapan yang matang. Gak jarang persiapan seperti pembalut, pakaian dalam yang nyaman, list lagu untuk perbaiki mood dan coklat jadi hal-hal utama untuk menghadapi siklus bulanan ini.

Haid bagi setiap perempuan memang gak bisa ditebak, karena berbeda bagi tiap perempuan, mulai dari waktu, gejala hingga seberapa banyak cairan yang keluar, kadang darah haid volumenya biasa saja, namun bisa juga mendadak banjir, duh kalau begitu gimana ya cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak?

Charm Girls, tahukah kamu kalau jumlah darah yang keluar paling banyak adalah 30-40mL dalam sehari atau kira-kira 2-3 sendok makan. Tapi, apakah kamu pernah dengar dengan istilah menorrhagia?

Untuk tahu lebih dalam apa korelasinya darah haid yang banjir dengan menorrhagia, kita simak bareng-bareng yuk Charm Girls.

Apa sih menorrhagia? 

Charm Girls, menorrhagia adalah kondisi saat adanya pendarahan haid dengan jumlah yang banyak dan atau dengan durasi yang lebih panjang daripada interval haid yang normal. 

Umumnya, kondisi ini terjadi Charm Girls yang baru mengalami pubertas nih atau yang akan memasuki menopause di usia lebih dari 40-50 tahun. 

Nah, haid yang bisa dikatakan gak normal ini kerap dikaitkan dengan berbagai macam kondisi seperti masalah kesehatan wanita loh Charm Girls, ada hubungannya dengan rahim, masalah hormon, atau kondisi lainnya. Nah kalau sudah seperti ini pasti bertanya-tanya dong bagaimana cara mengatasi haid yang berlebihan.

Faktor risiko menorrhagia itu bervariasi ke tiap perempuan tergantung usia serta kondisi medis yang menyertai selama ini, di sini artinya gaya hidup sehat juga sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan organ reproduksi dan haid. 

Charm Girls, menorrhagia pada remaja biasanya disebabkan oleh anovulasi. Anovulasi adalah kondisi ketika sel telur wanita atau ovum gagal matang dan tidak dapat dibuahi oleh sperma. Remaja putri dinilai cenderung rentan pada siklus anovulasi saat tahun pertama haid terjadi, sedangkan pada perempuan dengan usia reproduksi yang lebih tua, menorrhagia biasanya disebabkan oleh patologi rahim, beberapa penyebab lainnya.

Charm Girls, kamu bisa menilai gejala menorrhagia yang mana pendarahan haid yang banyak atau banjir serta lebih lama jadi gejala khasnya, tapi ternyata ada hal lain yang perlu diwaspadai.

  • Ganti pembalut setiap jam
  • Perlu bangun untuk mengganti pembalut di malam hari
  • Pendarahan lebih dari seminggu
  • Keluarnya gumpalan darah yang lebih besar dari
  • Membatasi kegiatan karena aliran haid yang deras atau banjir
  • Hingga gejala anemia, seperti kelelahan, kelelahan atau sesak napas.

Kenapa Bisa Terjadi? 

Menorrhagia adalah kondisi ketika terjadi perdarahan haid dalam jumlah yang banyak atau sering juga disebut banjir. Kondisi ini kadang membuat kikuk ya Charm Girls, apalagi sampai harus mengganggu aktivitas sehari-hari karena perlu bolak-balik kamar mandi untuk mengganti pembalut.

Di beberapa kasus, penyebab menorrhagia sebenarnya tidak bisa diketahui. Tetapi, ada sejumlah kondisi yang pada umumnya menyebabkan haid hebat ini,

Disfungsi ovarium. 

Adalah kondisi saat indung telur tak melepaskan sel telur atau ovulasi selama siklus haid atau anovulasi, tubuh kemudian tidak mampu menghasilkan hormon progesteron, seperti yang terjadi selama siklus haid normal. 

Kondisi inilah yang membuat adanya ketidakseimbangan hormon serta dapat menyebabkan menorrhagia.

Fibroid rahim

Tumor rahim (jinak) non-kanker ini dapat muncul selama tahun-tahun subur seorang perempuan loh Charm Girls.

Polip

Polip adalah pertumbuhan kecil dan jinak pada lapisan rahim (polip rahim) yang juga bisa sebabkan pendarahan haid yang banjir atau berkepanjangan.

Adenomiosis

Kondisi ini terjadi saat kelenjar endometrium jadi tertanam di otot rahim, sering menyebabkan perdarahan hebat dan haid yang nyeri.

Kanker

Bukan tidak mungkin jika kanker rahim dan kanker serviks dapat menyebabkan perdarahan haid yang berlebihan, utamanya jika Charm Girls tengah mengalami pascamenopause atau pernah menjalani tes Pap yang abnormal sebelumnya,

Obat-obatan

Obat yang dikonsumsi juga bisa pengaruhi kondisi darah haid yang banyak. Obat anti-inflamasi, obat hormonal seperti estrogen dan progestin, dan antikoagulan seperti warfarin atau enoxaparin mampu sebabkan perdarahan haid berat atau berkepanjangan.

Mengatasi Pendarahan saat Haid 

Kemudian jika kondisi sudah seperti ini, bagaimana ya cara mengatasi pendarahan saat haid. Nah perlu kamu ketahui dulu Charm Girls, segala diagnosis kondisi medis tidak boleh dilakukan sendiri, sebaiknya setelah memperhatikan kondisi tubuh, konsultasikan hal yang kamu alami pada dokter untuk pengobatan yang tepat.

Untuk mendiagnosis penyakit menorrhagia, dokter bakal lakukan anamnesis atau mengecek riwayat kesehatan pasien, hingga adanya pemeriksaan fisik. 

Proses selanjutnya ada pemeriksaan laboratorium seperti kadar besi serum, tes darah lengkap, hingga fungsi tiroid, dan hormonal.

Dokter mungkin saja, dalam beberapa kondisi yang ada juga melakukan pencitraan, berupa sonohysterography (sonografi saline-infus), Papanicolaou (Pap) smear, atau histeroskopi. Bisa pula ultrasonografi panggul hingga biopsi endometrium (EMB).

Usai lakukan pemeriksaan dengan ahlinya, biasanya terapi akan disesuaikan dengan penyebabnya. Dokter akan memberikan obat-obatan yang digunakan seperti antiinflamasi nonsteroid (NSAID): Terapi medis lini pertama untuk menorrhagia ovulasi, kemudian pil kontrasepsi oral (OCPs), progestin atau obat untuk menorrhagia yang paling sering diresepkan, Levonorgestrel intrauterine system, Agonis hormon Gonadotropin-releasing (GnRH), Estrogen terkonjugasi, Asam traneksamat.

Namun, perlu sekali lagi diingat ya Charm Girls, jika memang kalian mengalami kondisi ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter dan dapatkan diagnosis dari ahlinya. Jangan obati segala kondisi medis sendiri karena belum tentu tepat dan bisa memperparah kondisi di dalam tubuh.

Gaya hidup sehat juga bisa jadi penentu Charm Girls untuk terhindar dari menorrhagia atau bahkan kondisi medis lainnya, usahakan tidur cukup 6–8 jam di malam hari, minum air putih, makan buah dan sayur, hindari stress dan rutin berolahraga. 

Baca Juga Disini:

Kanker Payudara Bisa Menyerang Remaja

Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Vagina dengan Benar

8 Cara Mudah Agar Miss V Tetap Harum dan Bebas dari Infeksi

cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak
Cara agar darah haid tidak keluar terlalu banyak
Cara mengatasi haid yang berlebihan
Cara mengatasi pendarahan saat haid
Komentar (169)
A

An
Anonymous
Gaya hidup sehat
6 months ago
Balas
Avatar Profile Image
Sandy
.
6 months ago
Balas
An
Anonymous
Betul sekali
6 months ago
Balas
floating-icon