Kembali

Girl's Life

Ekspresi Saat PMS Nggak Baik Terus? Kenapa Ya?

Ekspresi Saat PMS Nggak Baik Terus? Kenapa Ya?


Salah satu hal yang paling menjengkelkan bagi orang sekitar ketika kamu mau menstruasi adalah PMS. Bagaimana enggak? Mood swing kamu yang cepet banget itu, kadang suka bikin orang sekitarmu ikut-ikutan bingung. Namun sebenarnya, apakah ekspresi saat PMS itu enggak baik terus? Kira-kira, kenapa ya alasannya?

Masa Premenstrual Syndrome atau sering disingkat PMS, sangat sering terjadi pada Charm Girls di usia produktif. PMS atau Sindrom pramenstruasi ini adalah suatu kombinasi dari gejala fisik, gejala perubahan perilaku dan gejala emosional yang menyebabkan ekspresi PMS berbeda dari hari biasanya dan dialami oleh Charm Girls sebelum haid. 

Nah biasanya, Charm Girls bisa mengalami PMS yang bersifat ringan hingga sedang, seperti nyeri pada payudara, perut terasa begah, dan sakit kepala. Tak heran, kalau perubahan tersebut mempengaruhi mood kamu. Dirimu pun bisa berganti mood secara cepat (mood swing) dari happy sampai sedih yang berpengaruh juga pada ekspresi PMS kamu.

Umumnya nih, gejala PMS akan hadir satu sampai dua minggu sebelum hari pertama kamu menstruasi pada setiap bulannya. PMS muncul setelah masa ovulasi atau terlepasnya sel telur dari indung telur, sampai sebelum haid.

Lalu sebenarnya, apa sih gejala dan penyebab timbulnya PMS hingga menyebabkan perubahan ekspresi PMS? Simak yuk penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: Apa itu PMS dan 7 fakta menstruasi perlu kamu tahu

Gejala yang timbul saat PMS

Gejala PMS yang dialami setiap Charm Girls biasanya berbeda-beda, dari tingkat yang ringan sampai berat, dan berlangsung dalam jangka waktu berbeda-beda dan bervariasi.

Beberapa gejala PMS perubahan fisik yang bisa kamu alami adalah:

  1. Sakit kepala
  2. Nyeri pada otot tubuh
  3. Pembengkakan pada tubuh seperti bengkaknya tangan atau kaki
  4. Tumbuhnya jerawat
  5. Berat badan bertambah
  6. Nyeri dan kram pada perut
  7. Payudara membengkak

Sedangkan, ini beberapa gejala PMS perubahan perilaku yang bisa kamu alami:

  1. Mudah Lelah
  2. Konsentrasi tidak terfokus
  3. Nafsu makan yang meningkat

Lalu, ini  perubahan emosional terjadi saat PMS yang memengaruhi ekspresi PMS, yaitu:

  1. Mudah marah
  2. Mood Swing
  3. Rasa gelisah yang berlebihan dan mudah cemas
  4. Susah untuk tidur
  5. Mudah sedih sehingga gampang menangis

Gejala PMS di atas, pada dasarnya dapat dialami oleh hampir semua Charm Girls. Tetapi beberapa faktor seperti, kurangnya berolahraga, kurang atau tidak cukup istirahat, mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung garam atau gula dan memiliki Riwayat PMS dalam keluarga, dapat meningkatkan risiko kamu mengalami PMS loh.

Sehingga, kamu memiliki kemungkinan besar mengalami mood swing yang memengaruhi ekspresi PMS jika mempunyai faktor-faktor di atas.

Penyebab mood swing dan perubahan ekspresi PMS

Perubahan yang paling terlihat dan kadang kala justru dapat membuat orang lain ikut kesal adalah mood swing. Dengan mood swing ini, kamu akan menjadi lebih sensitif dengan segala hal yang ada. 

Salah satu penyebab mood swing dan perubahan ekspresi PMS adalah ketidakseimbangannya hormon dan senyawa kimia di otak yang berhubungan dengan pengaturan suasana hati.

Mood swing saat PMS ada kaitannya dengan naik turunnya kadar hormon estrogen selama siklus menstruasi. Pasalnya, kadar hormon estrogen perlahan mulai naik setelah menstruasi kamu selesai. Kemudian, mencapai puncaknya yaitu satu sampai dua minggu, kemudian mendekati jadwal menstruasi kamu selanjutnya tiap bulannya.

Lalu setelah itu, kadar hormon estrogen dalam tubuh menurun tajam sebelum mulai naik perlahan kembali menjelang siklus menstruasi baru dimulai. 

Tak hanya itu, kondisi emosional saat menstruasi juga dapat dipengaruhi oleh faktor yang lain. Misalnya, cuaca yang terik membuat suasana hati mudah kesal dan cepat marah, dikarenakan tubuh kekurangan banyak hormon endorphin atau yang lebih dikenal sebagai hormon mood bahagia.

Baca Juga: Apa yang Disebut Menstruasi dan Tidak Boleh Dilakukan

Situasi Stress seperti beban kerja yang berat, putus dari pacar atau kehilangan pekerjaan juga dapat memperburuk gejala PMS kamu. Menurunnya kadar hormon serotonin, yaitu bahan kimia otak untuk mencegah terjadinya depresi dan mudah tersinggung, yang semuanya bisa menjadi gejala mood swing pada saat PMS.

Nah, jadi mood swing dan perubahan ekspresi PMS itu normal-normal aja ya. Tetapi, kadang kamu terkejut juga enggak sih dengan mood swing kamu sendiri?

Untuk informasi lebih lengkapnya, jangan lupa bikin akun di charmgirlstalk.com ya!

charm
PMS
Ekspresi PMS
Premenstrual Syndrome
Gejala PMS
Komentar (0)
A