Kembali

Edukasi

Kenali Areola pada wanita

Kenali Areola pada wanita


Payudara merupakan organ kelenjar di dada yang dimiliki wanita dan pria dengan fungsi sedikit berbeda. Secara fungsi ada kesamaan dari payudara pria dan wanita, yakni sama-sama bagian dari anatomi seksual. Khusus pada wanita, anatomi seksual ini lebih berkembang dan memiliki fungsi lain untuk kehidupan manusia, yaitu menghasilkan air susu (ASI).

Ada banyak bagian pada anatomi payudara seperti saluran susu, putung,  hingga saraf. Areola payudara sendiri adalah area kulit melingkar berwarna gelap yang mengelilingi puting susu. Areola adalah bagian luar anatomi payudara. Baik laki-laki dan perempuan punya areola.

Sama dengan bagian tubuh lainnya, payudara perempuan juga memiliki berbagai jenis anatomi dan juga ada berbagai gangguan kesehatan yang bisa terjadi, salah satunya adalah areola payudara yang banyak dikeluhkan.

Sebelumnya perlu dipahami karakteristik dari areola:

1.Warna

Areola punya variasi warna mulai dari merah muda hingga cokelat tua, ini bergantung pada warna kulit seseorang dan bisa berbeda dengan warna puting. Biasanya lebih gelap dari warna puting seorang wanita.

2.Ukuran

Diameter areola biasanya 3-6 sentimeter dan bisa berubah seiring adanya perubahan hormon atau pada wanita hamil serta menyusui akan ada perubahan areola payudara yang semakin membesar. Sedangkan saat menopause, elastisitas payudara akan berkurang dan ukuran areola akan turut menyusut.

3.Tekstur

Secara tekstur, areola bisa berubah karena pengaruh hormon yang memang perlu diwaspadai. Jika tekstur areola jadi seperti kulit jeruk, menebal, pecah-pecah, bersisik, berkerak, atau terdapat benjolan yang tidak kunjung hilang maka perlu adanya pemeriksaan.

Penyebab masalah areola

Perubahan tekstur

Ada beberapa penyebab areola payudara mengalami perubahan yang harus diatasi secara medis loh Charm Girls. Jika areola payudara memang mengalami perubahan tekstur, kondisi tersebut bisa saja disebabkan oleh beragam kondisi, antara lain infeksi jamur, abses payudara, peradangan payudara, penyakit paget pada puting payudara atau kanker saluran air susu ibu (ASI).

Nyeri

Jika payudara termasuk juga area areola dan puting terasa nyeri di luar waktu menjelang haid maka perlu ada pemeriksaan, karena memang payudara nyeri jelang haid wajar namun jika itu terjadi di luar siklus maka perlu waspada, apalagi nyeri tidak kunjung hilang, atau tiba-tiba muncul tanpa sebab. Nyeri pada areola dapat menjadi gejala dari beberapa kondisi seperti infeksi atau cedera payudara.

Rambut berlebih

Memang adanya bulu atau rambut di areola itu normal. Namun, pertumbuhan bulu berlebihan di area tersebut dapat menjadi tanda sindrom polikistik ovarium (PCOS). PCOS juga bisa dilihat dari kulit yang berjerawat, pertambahan berat badan, dan menstruasi yang tidak teratur.

Paget

Paget adalah penyakit payudara adalah bentuk kanker payudara yang langka. Penyakit Paget pada payudara dimulai dari puting dan meluas ke lingkaran hitam kulit (areola) di sekitar puting.

Selain kondisi kesehatan yang bisa terjadi di areola, ada  beberapa hal yang perlu Charm Girls ketahui tentang areola. Mulai dari aroma areola yang seperti seperti air ketuban. Di sekitar tepi areola ada benjolan-benjolan kecil yang disebut dengan kelenjar Montgomery. Ketika menyusui, kelenjar ini akan menghasilkan aroma yang hanya bisa dideteksi oleh bayi, mirip seperti cairan ketuban, yang akrab bagi bayi selama ia di dalam perut ibunya atau di kandungan.

Aroma ini yang bisa membantu bayi menemukan payudara ketika dilakukan prosedur insiasi menyusui dini (IMD). Oleh karena itu, selama proses IMD berlangsung, biasanya dokter tak menyarankan para ibu untuk membantu bayi, agar interaksi antara ibu dan bayi yang baru lahir berjalan secara alami.

Selain itu, seseorang bisa saja tidak memiliki areola sama sekali yang disebut Athelia. Hal tersebut adalah saat seseorang lahir tanpa memiliki puting dan areola. Meski kondisi ini termasuk langka, anak-anak yang dilahirkan dengan kondisi seperti sindrom Polandia dan displasi ektoderma berisiko lebih tinggi untuk mengalaminya. Tidak memiliki puting susu dan areola sebetulnya tak menyebabkan komplikasi Tetapi akan mempersulit wanita untuk menyusui bayi.

Cara mengatasi masalah areola

 jika areola mengalami gejala atau keluhan seperti yang telah dipaparkan di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter ya, jangan lakukan pengobatan sendiri tanpa bantuan profesional karena bisa menyebabkan kondisi tak sama sekali membaik atau malah makin parah.

Waspadai setiap perubahan pada payudara. Jika Charm Girls Merasakan benjolan di payudara, atau jika mengalami gatal atau iritasi kulit yang berlangsung lebih dari sebulan, buatlah janji dengan dokter.

Selain itu jika Charm Girls sedang dirawat karena cedera kulit pada payudara dan kondisinya tidak kunjung sembuh dengan pengobatan, buatlah janji tindak lanjut dengan dokter.

Nah Charm Girls, payudara juga bagian tubuh yang penting bagi wanita, maka dari itu perlu ketelitian dan perhatian untuk merawat seluruh bagian tubuh, termasuk payudara serta areola yang jadi bagian payudara. 

Untuk merawat areola, Charm Girls bisa menghindari pemakaian sabun berbahan kimia keras, misalnya sabun antibakteri atau sabun yang mengandung parfum, saat mandi karena dapat mengiritasi area tersebut.  sendiri dan sembarangan tanpa bantuan profesional yang tidak sesuai.

areola payudara
Komentar (17)
A

An
Anonymous
Ok
9 months ago
Balas
An
Anonymous
Ok
9 months ago
Balas
An
Anonymous
Ok
9 months ago
Balas
floating-icon