Kembali

Girl's Life

Mengenal Keputihan Normal dan Abnormal

Mengenal Keputihan Normal dan Abnormal


Organ reproduksi perempuan menyimpan banyak misteri dan kondisi yang harus dihadapi, selain merasakan siklus haid seorang perempuan juga terkadang merasakan kondisi medis atau perubahan di area organ reproduksinya yakni vagina. Salah satu yang kerap dialami perempuan adalah keputihan.

Ada banyak fungsi dari vagina salah satunya adalah menyediakan jalan menuju rahim dan sistem reproduksi. Cairan di vagina membantu menciptakan lingkungan asam alami. PH vagina membantu mencegah infeksi. Ini juga membantu mempromosikan keseimbangan bakteri atau flora yang baik di vagina

Charm Girls perlu diketahui, vagina menjaga dirinya tetap bersih dan sehat dengan cairan bening seperti lendir. Namun terkadang, keseimbangan alami vagina bisa terganggu dan cairan tersebut bisa berubah.

Keputihan adalah cairan bening atau berwarna keputihan yang keluar dari vagina. Keputihan adalah sesuatu yang normal, tetapi perubahan jumlah, konsistensi, warna atau bau dapat mengindikasikan adanya infeksi atau masalah lain. Jadi bisa keputihan bisa dihadapkan pada sejumlah indikator untuk mengetahui kondisi keputihan yang normal dan tidak normal.

Perbedaan keputihan normal dan tidak normal 

Nah Charm Girls, keputihan yang normal haruslah memiliki warna cairan yang bening atau putih, kemudian tidak berbau serta kekentalannya bisa berubah sepanjang siklus haid. 

  • Tekstur: 

Secara tekstur keputihan biasanya memiliki kondisi encer dan lengket hingga lengket, kental dan pucat. Ini adalah tekstur yang normal. 

Hormon dalam tubuh juga berpengaruh pada tekstur cairan keputihan, namun faktor seperti infeksi juga dapat mengubah konsistensi keputihan. 

  • Warna: 

Keputihan yang normal itu berwarana bening, putih susu atau putih pudar. 

  • Bau: 

Keputihan mungkin memiliki bau, tetapi seharusnya tidak kuat. 

  • Jumlah: 

Beberapa atau volume banyaknya keputihan, biasanya sedikit. Faktor-faktor tertentu seperti kehamilan, penggunaan pil KB atau ovulasi dapat memengaruhi seberapa banyak keputihan yang dimiliki. 

Keputihan yang tidak normal

Charm Girls jika seseorang mengalami kondisi keputihan yang tidak normal segera hubungi layanan kesehatan, ciri-ciri keputihan yang  tidak normal bisa dilihat dari beberapa indikasi, seperti peningkatan jumlah keputihan, perubahan warna, berbau busuk, perubahan tekstur atau konsistensi keputihan, iritasi, gatal, atau nyeri di dalam atau di sekitar vagina.

  • Tekstur: 

Secara tekstur keputihan yang kental, berbusa atau disertai rasa gatal dan perubahan warna bisa berarti mengalami infeksi.

  • Warna: 

Jika cairan keputihan menunjukkan warna kuning tua, coklat, hijau atau abu-abu ini dapat mengindikasikan adanya infeksi atau masalah lain.

  • Bau:

Jika Charm Girls mencium bau amis atau busuk pada keputihan dan disertai dengan perubahan tekstur atau warna, mungkin mengalami infeksi vagina.

  • Banyaknya:

Perubahan tiba-tiba dalam jumlah keputihan yang dihasilkan bisa berarti ada sesuatu yang salah dalam vagina.

Arti warna dari keputihan 

Charm Girls, saat merasa keputihan di vagina tidak normal, kamu bisa mengecek warnanya, jika keputihan yang kamu alami memiliki warna seperti yang disebutkan di bawah artinya ada masalah:

  • Kuning, abu-abu atau hijau: Kotoran kuning, abu-abu atau hijau mungkin menunjukkan infeksi bakteri atau menular seksual (IMS).
  • Coklat atau merah: Keputihan berwarna coklat atau merah biasanya berhubungan dengan menstruasi yang tidak teratur atau kehamilan (pendarahan implantasi). Jika mengeluarkan cairan berwarna coklat atau merah dan itu bukan menstruasi, itu mungkin mengindikasikan adanya masalah.
  • Bening atau putih: Keputihan normal berwarna bening, putih atau putih pudar. Jika keputihan berwarna putih, tetapi tampak lebih kental dari biasanya atau menyebabkan gatal, mungkin itu adalah infeksi jamur.

Jelaskan cara mengatasinya 

Untuk  mengatasi keputihan yang tidak normal, perawatan akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. 

Untuk infeksi jamur, Charm Girls bisa menggunakan OTC Monistat (clotrimazole), namun perlu menemui penyedia layanan kesehatan sebelum melakukan pengobatan sendiri.

UntukVaginosis bakteri (BV) yang merupakan infeksi vagina yang paling umum disebabkan oleh bakteri.  Dapat diobati dengan antibiotik. Namun perlu konsultasi atau resep obat, biasanya dokter mungkin akan meresepkan gel metronidazole

Pada intinya bakteri, ragi, dan parasit dapat menyebabkan infeksi yang mengubah keputihan. Namun ada berbagai cara mencegah infeksi vagina yang dapat menyebabkan keputihan yang tidak normal:

  • Jaga kebersihan vulva dengan mencucinya secara lembut setiap hari dengan air hangat.
  • Jauhkan sabun berbusa dan beraroma dari vulva.
  • Hindari parfum atau mandi busa
  • Hindari pembalut dan tampon beraroma
  • Kenakan celana dalam katun
  • Jangan gunakan douche atau cairan khusus pembersih vagina karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri di vagina
  • Hindari pakaian ketat
  • Bersihkan vagina dari depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak masuk ke dalam vagina

Mengetahui seperti apa cairan normal keputihan dan apa yang mengindikasikan masalah adalah penting pada usia berapa pun, Charm Girls. Jangan takut untuk melakukan pengecekan pada diri dan jangan merasa sedih dalam kondisi pasang surut di tubuh kamu. Pastikan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan jika melihat adanya perubahan. Hindari lakukan diagnosis sendiri yang berujung dengan mengambil keputusan mengobatinya sendiri pula, karena bisa berisiko memperburuk kondisi.

ciri ciri keputihan yang normal
perbedaan keputihan normal dan tidak normal
Komentar (80)
A

Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
Keputihan adalah cairan bening atau berwarna keputihan yang keluar dari vagina.
7 months ago
Balas
An
Anonymous
Ya
7 months ago
An
Anonymous
Ya
7 months ago
An
Anonymous
Ya
7 months ago
An
Anonymous
Ya
7 months ago
NA
Nur Afifah Putri
Nice info
7 months ago
Balas
An
Anonymous
Thanks infonya
7 months ago
Balas
floating-icon