Kembali

Edukasi

Ada yang tahu apa itu suhu basal?

Ada yang tahu apa itu suhu basal?


Katanya mengukur suhu tubuh dapat menjadi cara mengetahui masa subur atau siklus haid kita, eh kok gitu ya? Dan apa itu suhu basal?. Suhu basal adalah suhu terendah tubuh seseorang saat tidur atau saat istirahat. Suhu basal ini cenderung lebih rendah daripada suhu tubuh saat aktif, karena saat tidur atau istirahat tubuh tidak mengeluarkan panas yang banyak. Suhu basal ini bisa diukur dengan menggunakan termometer basal atau termometer suhu tubuh yang memiliki skala yang lebih presisi. Suhu basal seseorang dapat mencapai di bawah 37 derajat celcius.

Biasanya suhu basal ketika memasuki masa subur lebih tinggi 0,1 derajat celcius dibanding suhu basal umumnya. Hal ini dikarenakan hormon progesteron sedang menyiapkan jaringan rahim untuk menerima sel telur. Suhu basal merupakan indikator yang bisa digunakan untuk mengetahui siklus menstruasi seseorang. Saat ovulasi (proses pelepasan sel telur oleh ovarium), suhu basal akan meningkat sedikit. Dengan memperhatikan perubahan suhu basal setiap hari, seseorang dapat mengetahui kapan ovulasi terjadi, yang bisa membantu dalam menentukan kapan masa subur.

Nah, itu dia Charm Girls sekilas mengenai suhu basal. Eh tapi tunggu, terus gimana ya cara kita mengetahui suhu basal yang tubuh kita miliki? Sama nggak ya dengan cara mengukur suhu tubuh pada umumnya? Jangan lewatkan informasi di bawah ini ya!

Gini nih cara nge-cek suhu basal

Untuk bisa mengetahui suhu basal, Charm Girls membutuhkan termometer khusus yang disebut termometer basal. Cara mengukurnya adalah dengan memasukkan termometer ke dalam mulut selama 5-6 menit. Pastikan untuk meletakkan termometer di bawah lidah dan menutup mulut saat pengukuran berlangsung. Lakukan pengukuran ini setiap hari di jam yang sama selama 3 bulan. Setelah itu, kamu bisa melihat perubahan suhu basal setiap harinya untuk mengetahui siklus menstruasi dan kondisi kesehatan kamu.

Suhu basal tubuh itu paling baik diambil saat tubuh tenang dan rileks, yaitu saat pagi hari. Saat ini, suhu tubuh biasanya paling rendah dan stabil. Suhu basal ini akan berubah sepanjang siklus menstruasi bersama dengan hormon estrogen dan progesteron. Saat produksi progesteron meningkat, suhu basal akan turun sedikit. Setelah mengukur suhu basal, kamu bisa mencatatnya menggunakan aplikasi kesuburan yang tersedia di smartphone yang Charm Girls miliki untuk membantu mengidentifikasi secara otomatis waktu ovulasi. Untuk melihat pola yang konsisten, sebaiknya mengukur suhu basal secara berkala setidaknya selama 3 bulan.

Perlu diperhatikan pengecekan suhu basal dilakukan ketika kamu sedang tidak demam, ya. Kamu juga bisa mencatat hasil dari termometer basal dengan membuat grafik suhu basal ketika masa ovulasi. Saat mencatat suhu basal, jangan lupa menandai saat kamu mulai menstruasi. Dengan demikian, perubahan suhu harian selama siklus akan lebih mudah dilihat polanya. Jika terjadi kenaikan suhu basal yang bertahan lebih dari beberapa hari, ini bisa menjadi tanda bahwa ovulasi atau pelepasan sel telur terjadi.

Gimana Charm Girls? Wawasan mengenai cara mengecek suhu basal sudah dimengerti. Untuk kamu yang ingin tracking masa subur dan buat para wanita muda yang sedang merencanakan kehamilan, tips ini sangat berguna banget, loh!

Kalau udah tahu suhu basal kita, terus apa ya manfaatnya?

Mengetahui temperatur suhu basal kita nggak semata-mata hanya untuk informasi pribadi saja. Ternyata ada manfaat baiknya untuk kita. Sejauh ini Charm Girls tahu bahwa dengan mengetahui suhu basal dapat membantu wanita yang sedang merencanakan kehamilan, tapi ini juga berguna untuk wanita yang sedang menunda kehamilan. Terus manfaat lainnya apa saja ya?

Bagi pasangan muda yang baru menikah, mengetahui suhu basal punya benefit dalam mengetahui masa kesuburan sang wanita. Prosedur pengecekan suhu basal dianjurkan bagi couples yang sedang merencanakan program kehamilan. Diketahui bahwa masa subur adalah dua hari sebelum adanya peningkatan suhu basal. Seperti yang telah disebutkan, mengetahui suhu basal juga bisa menjadi metode kontrasepsi bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan. Dengan mengetahui suhu basal, pasangan dapat merencanakan aktivitas seksual di luar masa subur.

Masa subur juga bisa ditandai dengan cairan atau lendir serviks yang berbeda. Dengan mengetahui suhu basal tubuh, wanita dapat mengetahui perubahan cairan atau lendir serviks di masa subur. Kalau untuk perempuan muda yang belum menikah kira-kira ada nggak ya manfaat dari mengetahui suhu basal tubuh? Ada dong pastinya!. Penting ternyata untuk kita mengetahui suhu basal tubuh menjelang haid.

Suhu basal dapat membantu menentukan kapan ovulasi terjadi. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur oleh ovarium, yang merupakan tanda bahwa masa subur telah tiba. Dengan memperhatikan perubahan suhu basal setiap hari, seseorang dapat mengetahui kapan ovulasi terjadi. Kalau untuk alasan kesehatan, jika suhu basal yang normal mengalami perubahan yang tidak terduga, ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Misalnya, jika suhu basal meningkat drastis, ini bisa menjadi tanda adanya infeksi atau demam. Sebaliknya, jika suhu basal turun drastis, ini bisa menjadi tanda adanya hipotermia atau kekurangan energi.

suhu basal tubuh menjelang haid
Komentar (13)
A

An
Anonymous
Nice info
14 days ago
Balas
An
Anonymous
Thanks for information ❤️
14 days ago
Balas
An
Anonymous
Bermanfaat banget
14 days ago
Balas
floating-icon