Kembali

Edukasi

Minder Karena Area Kewanitaan Hitam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Minder Karena Area Kewanitaan Hitam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Seiring waktu, beberapa bagian tubuhmu mungkin akan tampak menghitam. Area kewanitaan pun tak luput dari kondisi tersebut. Nah, warna gelap pada area kewanitaan inilah yang kerap bikin kepercayaan diri wanita menurun. 

Padahal, warna gelap pada area kewanitaan merupakan hal yang wajar dan umum terjadi. Kondisi ini biasa disebut sebagai hiperpigmentasi. Perubahan warna tersebut bisa berbeda dari satu wanita ke wanita lain, tergantung faktor penyebabnya.

Apa saja penyebab area kewanitaan tampak hitam dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak agar kamu nggak minder lagi!

Penyebab area kewanitaan hitam

Girls, berikut ini merupakan faktor internal dan eksternal penyebab penggelapan kulit di area miss v yang wajib kamu ketahui.

1. Pengaruh hormon pada pigmen kulit

Kulit manusia secara alamiah menghasilkan sel-sel khusus yang disebut melanosit. Sel tersebut akan membentuk melanin, yaitu pigmen atau zat pemberi warna pada rambut, mata, dan kulit. 

Pigmen melanin yang berada di area intim cenderung lebih sensitif terhadap hormon. Perubahan hormon yang terjadi selama masa puber, kehamilan, dan menopause bisa membuat jumlah melanin meningkat. Hasilnya, area kewanitaan pun tampak hitam.

2. Gesekan

Bukan hanya perubahan hormon, hal sesimpel gesekan kulit dengan pakaian pun bisa memicu peningkatan aktivitas melanosit. Akibatnya, warna kulit di area kewanitaan pun menjadi lebih gelap.

Ini juga menjadi alasan mengapa organ intim wanita yang bertubuh gemuk cenderung lebih hitam daripada wanita dengan berat badan normal. Pigmen melanin meningkat karena terjadi lebih banyak gesekan pada tumpukan lemak di paha dan selangkangan.

3. Bertambahnya usia

Semakin tua, tubuh manusia akan mengalami berbagai perubahan. Salah satu kondisi yang kerap terjadi yaitu pigmentasi pada kulit. Penyebabnya bisa berasal dari gesekan kulit selama bertahun-tahun.

Bukan hanya perubahan warna, bertambahnya usia juga bisa mengubah bentuk dan ukuran miss v kamu, Charm Girls! Jadi, jangan heran apabila area sekitar miss v terlihat mengalami perubahan warna dari merah muda menjadi cokelat tua atau kehitaman.

4. Sering mencukur rambut miss v

Apabila kamu sering mencukur rambut di sekitar area miss v, jangan heran jika nantinya area tersebut mengalami penggelapan. Perubahan warna tersebut berasal dari luka bakar kimiawi saat waxing atau kesalahan dalam mencukur rambut kemaluan.

5. Infeksi jamur

Penyebab area kewanitaan hitam yang selanjutnya adalah infeksi jamur pada vagina. Sebenarnya, vagina memang merupakan rumah bagi spesies jamur tertentu. Jamur ini nggak akan menyebabkan masalah jika jumlahnya terkendali.

Jamur pada vagina bisa tumbuh secara berlebihan akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan organ intim. Kalau sudah begini, akan timbul gejala seperti vagina gatal, keputihan, hingga perubahan warna pada area organ kewanitaan.

6. Celana dalam yang terlalu ketat

Girls, celana dalam yang terlalu ketat bisa membuat sirkulasi udara di area sekitar miss v jadi terhambat. Selain itu, celana dalam yang ketat bisa memicu timbulnya iritasi dan lecet. Dampaknya, kulit di area kewanitaan akan tampak lebih hitam.

Cara memutihkan area kewanitaan 

Kulit area kewanitaan yang berwarna kehitaman seringkali bikin wanita jadi nggak pede. Namun, nggak perlu khawatir! Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk memutihkan atau mencerahkan area kewanitaan yang gelap.

1. Menjaga keseimbangan pH miss v

Vagina memiliki pH agak rendah, yang berarti sifatnya sedikit asam. Sifat asam ini amat penting untuk menyeimbangkan populasi bakteri dan pertumbuhan jamur dalam vagina. Ketidakseimbangan pH pada miss v bisa bikin kulit di sekitar organ intim jadi gelap.

Untungnya, kamu masih bisa mencerahkan area kewanitaan dengan mengembalikan keseimbangan pH-nya. Beberapa cara yang dapat kamu lakukan yaitu::

  • membasuh miss v dengan air bersih setelah buang air,
  • menghindari penggunaan sabun pembersih atau douching,
  • Memilih pakaian dalam yang menyerap keringat, dan
  • mengonsumsi suplemen probiotik.

2. Menggunakan bahan alami untuk perawatan miss v

Dalam upaya mencerahkan warna kulit di sekitar miss v, sebaiknya kamu menghindari penggunaan krim atau sabun pemutih. Lantaran, zat kimia pada produk tersebut bisa mengganggu keseimbangan pH vagina dan membahayakan organ intim.

Sebaiknya, kamu beralih menggunakan bahan-bahan alami pada miss v, seperti::

  • campuran minyak kelapa dan madu,
  • campuran lidah buaya dan mentimun, atau
  • minyak zaitun.

3. Memakai pelembap

Seperti kulit pada bagian tubuh lainnya, kulit di daerah organ intim juga membutuhkan pelembap. Nah, kamu bisa mengoleskan pelembab yang aman di daerah paha atau sekitar vulva. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jaringan pada kulit miss v.

4. Menerapkan pola makan bergizi

Memutihkan area organ intim juga dapat dilakukan dari dalam tubuh. Salah satu cara yang paling mudah adalah makan 4 sehat 5 sempurna. Ini karena vitamin yang diterima oleh tubuh dapat membantu mencerahkan warna kulit yang sebelumnya gelap.

5. Memakai pembalut berbahan lembut

Pembalut yang salah bisa bikin kulit gatal dan iritasi. Gesekan berulang antara kulit dan pembalut juga bisa bikin area kewanitaan hitam. Maka dari itu, pastikan kamu memakai pembalut berbahan lembut dengan daya serap maksimal ya, Charm Girls!

Pembalut CHARM Extra Comfort bisa menjadi pilihan buat kamu yang gampang iritasi ketika haid. Dengan bahan dan ketebalan yang pas, pembalut CHARM Extra Comfort nggak mengganjal di celana. Jadi, pembalut selalu nyaman dipakai dan tetap aman.

Itu dia ulasan mengenai penyebab area kewanitaan hitam dan cara memutihkannya. Sebenarnya, organ intim yang tampak gelap merupakan hal yang wajar. Gelap ataupun tidak, yang penting selalu jaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaanmu, ya!

cara memutihkan area kewanitaan
Komentar (21)
A

An
Anonymous
nice info
a month ago
Balas
An
Anonymous
nice info
a month ago
Balas
An
Anonymous
nice info
a month ago
Balas
floating-icon