Kembali

Edukasi

Hiperandrogen, Kelebihan Hormon Androgen. Apa ya Itu?

Hiperandrogen, Kelebihan Hormon Androgen. Apa ya Itu?


Hiperandrogen adalah kondisi ketika kita mengalami kelebihan hormon androgen. Tapi, apa yang dimaksud dengan hormon androgen?  Apa bedanya dengan hormon estrogen dan progesteron?

Hormon androgen adalah sekelompok hormon seksual dalam tubuh salah satunya testosteron. Hormon tersebut umumnya identik dengan kaum pria saja. Tapi wanita juga memilikinya, lho. Hanya saja kadar hormon androgen pria normalnya lebih tinggi dari pada wanita.

Pada wanita, hormon ini diproduksi oleh indung telur (ovarium) dan kelenjar adrenal. Fungsi hormon androgen pada wanita adalah mengatur siklus menstruasi, menjaga kesehatan organ reproduksi, menjaga perkembangan otot, kepadatan tulang, dan produksi sel darah merah, hingga mengatur hasrat seksual atau libido.

Nah, kalau kadar hormon androgen dan testosteron sangat tinggi dalam tubuh kita, itu artinya kamu mengalami hiperandrogen, Charm Girls. 

Hati-hati, lho, karena kelebihan hormon androgen menyebabkan banyak gangguan pada kesehatan tubuh. Salah satunya adalah siklus menstruasi tidak teratur. 

Duh, harus gimana, ya? Apakah bisa diatasi?

Sebelum tahu cara mengatasinya, kita perlu tahu dulu apa yang menyebabkan hormon androgen tinggi pada wanita agar bisa mencegahnya.

Ternyata Ini Penyebabnya!

Menurut banyak ahli, memang ada beberapa kondisi medis yang jadi penyebab hormon androgen meningkat pada wanita, berikut beberapa di antaranya:

  • Gangguan kelenjar pituitari seperti sindrom Cushing, akromegali, dan prolaktinoma
  • Gangguan kelenjar adrenal
  • Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Obesitas dan gangguan metabolisme
  • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti steroid anabolik, insulin, dan testosteron
  • Penyakit pada ovarium (kanker atau tumor ovarium)

Nah, kalau kamu memiliki faktor-faktor di atas, bukan tidak mungkin itu jadi akibat kelebihan hormon androgen pada wanita. Kamu mungkin bisa mewaspadai beberapa gejala hiperandrogen berikut ini untuk mengetahui apakah kamu juga menderitanya:

  • Pertumbuhan bulu yang tidak normal (hirsutisme) seperti kumis
  • Kebotakan atau rambut rontok
  • Jerawatan parah
  • Kulit berminyak, bersisik, berketombe, dan berwarna kemerahan
  • Sirkulasi menstruasi tidak teratur, sampai tidak haid untuk beberapa waktu
  • Peningkatan massa otot
  • Payudara mengecil
  • Suara lebih berat
  • Klitoris membesar
  • Libido menurun
  • Depresi, mood swing, dan gangguan psikologis lain

Begini Cara Mengatasi kelebihan Hormon Androgen

Kamu merasakan salah satu atau bahkan lebih dari gejala yang ada di atas? Nah, kamu wajib waspada, Charm Girls. Tapi tenang saja, karena masih ada cara mengurangi hormon androgen pada wanita, kok.

Beberapa cara alami mengatasi kelebihan hormon androgen yang bisa kamu coba di antaranya adalah dengan mengonsumsi makanan tertentu seperti ikan, kacang-kacangan, dan jamur reishi merah atau jamur ling zhi dari Jepang.

Ikan mengandung asam lemak Omega-3 dan kacang-kacangan dengan kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang berperan penting untuk menstabilkan kadar kolesterol, insulin, dan tentunya hormon androgen. 

Konsumsi teh herbal spearmint dan tanaman marjoram juga bisa membantu menurunkan kadar testosteron dan mengurangi tingkat hirsutisme, serta meningkatkan sensitivitas insulin sebagai cara mengurangi hormon androgen pada wanita.

Jangan hanya makan makanan 4 sehat 5 sempurna saja, tapi kamu juga wajib menjalankan panduan gaya hidup sehat dan berolahraga secara rutin biar siklus menstruasi tidak teratur bisa diatasi. 

Selain itu, cara ini juga cukup ampuh untuk sekaligus mengatasi penyebab kenapa haid tidak teratur, yakni obesitas. Makan yang bergizi alias diet sehat dan berolahraga rutin bisa menurunkan berat badan, lho.

Cara tersebut bisa kamu terapkan kalau kamu merasa masih bisa mengatasinya sendiri dan memang ada dampaknya. Tapi kalau memang gejala yang dirasakan makin parah, ada baiknya kamu kunjungi dokter, Charm Girls.

Nantinya, dokter akan melakukan penanganan sesuai dengan penyebabnya. Biasanya dokter bakal melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes darah dan tes air liur untuk mendeteksi kadar hormon androgen dalam tubuh.

Nantinya, dokter bakal melakukan beberapa cara mengurangi hormon androgen penyebab jerawat seperti memberikan obat berupa pil KB estrogen-progesterone, obat anti-androgen, dan lainnya.

Hati-hati, lho, jika tak ditangani secara serius, efek hiperandrogen bisa sangat membahayakan dan memicu kondisi medis lain seperti diabetes tipe 2, resistensi insulin, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga kemandulan!

Kalau kadar hormon androgen sudah stabil kembali dan haid tidak teratur tak lagi kamu alami, jangan lupa untuk menggunakan pembalut paling tepat yang bisa memberikan kenyamanan seharian, ya.

Pembalut Charm Extra Comfort Maxi Wing dan Non-Wing yang menawarkan kenyamanan sempurna, selalu percaya diri. Dengan teknologi pori serap extra yang bisa menyerap cairan lebih sempurna, cepat, dan tidak akan bocor meski sedang banyak-banyaknya.

Ketebalannya pun pas, nggak terlalu tebal sampai mengganjal tapi juga nggak terlalu tipis yang berpotensi bikin mudah bocor. Kalau kamu pilih varian Wing, teknologi tersebut juga bisa bikin pembalut melekat lebih erat yang mencegahnya bergeser sehingga anti bocor samping!

Kamu bisa menemukan Charm Extra Comfort Maxi Wing di supermarket terdekat dalam varian Wing 26 cm dan Non-Wing 26 cm yang lebih panjang biar nggak khawatir bocor belakang. Ada juga Wing 23 cm dan Non-Wing 23 cm dengan teknologi double block line yang pas buat aktivitas sehari-hari. Serap maksimal, nyaman maksimal!

sirkulasi menstruasi tidak teratur
kenapa haid tidak teratur
Komentar (155)
A

An
Anonymous
Ok
a month ago
Balas
An
Anonymous
Ya
a month ago
An
Anonymous
Ya
a month ago
An
Anonymous
2
a month ago
An
Anonymous
Yepp
a month ago
Balas
An
Anonymous
3
a month ago
An
Anonymous
Siipp
a month ago
Balas
An
Anonymous
4
a month ago
floating-icon