Kembali

Edukasi

Anemia saat haid? Berbahaya gak ya…

Anemia saat haid? Berbahaya gak ya…


Rata-rata perempuan mengeluarkan darah haid sekitar 30 sampai dengan 80 mililiter per siklus nya. Jika darah haid yang keluar berlangsung lebih dari 7 hari per siklus atau jika seseorang harus kerap mengganti pembalut yang penuh tiap 2 jam sekali, volume darah yang keluar sudah lebih dari jumlah normal. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang untuk merasakan keluhan seperti anemia saat haid.

Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah dan kurang nya kadar hemoglobin dalam sel darah. Pendarahan yang berlebihan ketika haid juga menyebabkan tubuh kekurangan zat besi. Ketika tubuh kekurangan zat besi seseorang akan rentan untuk merasa pusing, lemas dan lesu. Gejala anemia yang seseorang rasakan karena darah haid yang keluar berlebihan merupakan jenis anemia akibat pendarahan.

Charm Girls jika kamu mengalami haid selama lebih dari 7 hari disertai dengan pusing dan lemas, kemungkinan ini adalah tanda anemia saat haid. Yuk, kita bahas sama-sama mengenai apa aja sih ya ciri-cirinya?

Ciri-ciri Anemia

1.Sesak nafas

Salah satu ciri-ciri dari anemia adalah sesak nafas. Ini bukan sesak nafas karena kamu setelah ber-olah raga ya, charm girls. Hal ini terjadi ketika kamu merasakan nafas kamu terasa pendek ketika kamu melakukan aktivitas biasa sehari-hari.

2.Mudah lelah dan lemas

Ini bisa jadi simtom anemia yang paling mengganggu jika kamu butuh untuk menjadi produktif. Tenang, ini bukan karena kamu kurang bersemangat tapi ini memang gejala dari anemia yang kamu alami.

3.Pusing atau sakit kepala

Kalau kamu sering merasa kepala kamu nyut-nyutan. Jangan dianggap remeh ya, charm girls. Terlebih lagi jika kamu rasakan saat kamu lagi haid, ini karena tubuh kamu kekurangan zat besi di dalam sel darah kamu.

4.Kulit pucat

Ini berbeda dari bibir pucat karena kamu ngga pakai liptint ya, bukan karena itu. Terlihat pucat juga merupakan salah satu ciri-ciri kamu sedang mengalami anemia. Gejala ini juga muncul di bagian dalam kelopak mata bawah.

5.Detak jantung cepat dan tidak beraturan

Jantung yang berdebar-debar tanpa sebab dan bukan karena melakukan aktivitas berat adalah gejala yang perlu disadari dari anemia. Jadi, ini bukan karena kamu deg-degan karena dikejar deadline, bisa jadi karena kamu sedang kekurangan darah.

6.Susah konsentrasi

Ketika tubuh kekurangan zat besi artinya tubuh juga tidak mampu untuk memproduksi hemoglobin yang bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh terutama ke otak. Wajar jika kamu merasa kesulitan untuk konsentrasi, kalau kamu merasa aktivitas sehari-hari mu terganggu jangan lupa konsultasikan ke dokter ya.

Beberapa gejala di atas akan kamu rasakan ketika kamu memiliki anemia saat haid. Penting juga untuk diperhatikan ya charm girls, agar menghindari kamu merasakan gejala yang lebih serius. 

Penyebab Anemia

Jika dilihat dari berbagai penyebabnya anemia terbagi ke beberapa jenis. Penjelasan di bawah ini bisa kamu jadikan acuan untuk mengetahui penyebab anemia yang kamu alami.

1.Anemia karena tubuh tidak bisa memproduksi sel darah

Anemia jenis ini terjadi karena tubuh kekurangan zat besi yang mendukung produksi hemoglobin. Hal ini dapat menimbulkan banyak gejala karena tubuh juga kekurangan pasokan oksigen yang seimbang. Kekurangan nutrisi lain seperti asam folat dan vitamin B-12 juga dapat menjadi penyebab anemia jenis ini muncul. Anemia aplastik juga termasuk dalam anemia tipe ini karena tubuh memiliki disfungsi sumsum tulang yang menyebabkan kekurangan darah.

2.Anemia karena kehilangan darah

Sesuai dengan namanya, anemia jenis ini dikarenakan tubuh kehilangan darah merah dalam volume yang banyak. Dalam konteks menstruasi, kondisi ini biasa disebut sebagai menorrhagia. Menorrhagia adalah kondisi ketika haid berlangsung lebih dari 7 hari dan seseorang harus mengganti pembalut penuh 2 jam sekali, pendarahan tersebut membuat tubuh kekurangan sel darah merah. Anemia sering menjadi kondisi yang dimiliki orang dengan gangguan menorrhagia. Selain dikarenakan darah haid yang keluar terlalu banyak, pendarahan karena luka juga dapat menyebabkan anemia tipe ini.

3.Anemia karena kelainan darah 

Faktor utama dari anemia dengan jenis ini adalah karena keturunan atau faktor genetik. Kondisi-kondisi seperti talasemia, anemia sel sabit, anemia hemolitik alloimun dan autoimun masuk ke dalam anemia tipe ini. Umumnya penyebab dari anemia jenis ini adalah karena perubahan struktur dan kerusakan sel darah merah, sistem kekebalan tubuh, dan golongan darah yang tidak kompatibel.

Haid memang bukan penyebab utama dari anemia. Namun, pendarahan saat haid memiliki hubungan erat dengan anemia karena hal ini sering perempuan rasakan pada siklus menstruasi nya ketika volume darah yang keluar melampaui batas normal.

Cara menangani

Bagi teman-teman Charm Girls yang memiliki keluhan gejala anemia terutama ketika haid. Jangan takut ya, karena kamu bisa tetap merawat kesehatan tubuh mu dan tetap bugar jika ditangani dengan tepat. Berikut adalah hal-hal yang kamu bisa lakukan

1.Makan asupan yang kaya akan zat besi

Hal yang kamu dapat lakukan untuk menangani dan mencegah anemia ketika haid adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi. Terutama yang kaya akan zat besi. Makanan penambah darah saat haid dapat kamu temukan sumber nya dari daging merah dan kacang-kacangan. Olahan darah merah memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Buat kamu yang lagi diet, kamu juga bisa coba mengolah kacang-kacangan untuk jadi asupan yang sehat dan lezat.

2.Konsumsi vitamin dan suplemen tambahan

Vitamin dan suplemen tambahan juga penting bagi tubuh kita. Bagi perempuan yang rentan memiliki anemia ketika haid, vitamin dan suplemen dapat mendukung tubuh kita untuk memproduksi sel darah merah. Jangan lupa untuk selalu minum vitamin B-12 dan asam folat agar kamu dapat beraktivitas tanpa terganggu gejala anemia ya.

3.Konsultasi dengan dokter dan ahli gizi

Hal yang utama untuk dilakukan adalah untuk periksakan dirimu ke dokter. Melakukan konsultasi dengan dokter membantu kamu mendapatkan diagnosis dan treatment yang tepat dari ahli. Dengan ini kamu juga bisa mendapatkan penanganan medis seperti transfusi darah. Ahli gizi bisa membantu kamu dengan mengatur asupan yang bergizi untuk kamu konsumsi terutama selama kamu haid.

Kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh perempuan butuh diperhatikan ketika masa haid. Anemia bisa menjadi kondisi yang muncul ketika tubuh kekurangan darah. Tapi hal tersebut dapat kamu tangani dengan menjaga pola makan yang sehat. Take care, charm girls!

makanan penambah darah saat haid
tanda anemia saat haid
Komentar (39)
A

An
Anonymous
ok
2 years ago
Balas
An
Anonymous
ok
2 years ago
Balas
An
Anonymous
ok
2 years ago
Balas
floating-icon