Kembali

Girl's Life

Yuk ketahui berapa banyak darah haid yang normal keluar

Yuk ketahui berapa banyak darah haid yang normal keluar


Haid atau masa menstruasi adalah siklus yang umum nya perempuan alami selama 28 hari sekali. Haid mulai dimiliki oleh perempuan pertama kali rata-rata di usia 12 sampai 14 tahun. Umumnya juga periode masa haid berlangsung selama 3 sampai 7 hari. Kira-kira berapa banyak darah haid yang normal keluar ya? Selama masa haid, mayoritas perempuan mengeluarkan kira-kira 30 sampai 70 mililiter darah per siklus haid atau setara dengan 4 sendok makan. 

Jumlah ini dianggap sebagai jumlah darah haid normal yang keluar rata-rata pada perempuan ketika menstruasi. Bagi Charm Girls yang belum mengetahui bagaimana sih cara menghitung darah yang keluar ketika masa haid dan bagaimana cara menentukan bahwa hal tersebut normal atau tidak. Tenang, rasa penasaran kamu akan dijawab dengan penjelasan di bawah ini.

Sebelum membahas lebih jauh lagi mengenai jumlah darah haid yang normal. Yuk, sekilas mengenal beberapa produk yang biasanya dipakai ketika siklus haid berlangsung. Rata-rata perempuan di dunia menggunakan pembalut atau sanitary pads, tampon, dan menstrual cup. Nah, Charm Girls pasti udah familiar dengan pemakaian pembalut apalagi pembalut dari Charm.

Lantas, apa ya kaitannya dengan darah haid yang normal?. Ada salah satu cara untuk mengetahui jumlah darah haid yang normal keluar ketika menstruasi yaitu dengan menggunakan produk kesehatan yang telah disebutkan di atas. Berikut adalah langkahnya

Cara yang kamu bisa lakukan adalah dengan menghitung jumlah kira-kira darah haid yang keluar per hari nya dengan produk kesehatan yang telah disebutkan di atas. Kamu bisa tracking kira-kira berapa kali kamu perlu mengganti pembalut per hari nya. Masing-masing pembalut biasa nya memiliki daya tampung dari 5 sampai 10 mililiter. Jikalau kamu rata-rata mengeluarkan darah haid kurang dari 80 mililiter per siklus haid, artinya flow haid kamu termasuk normal.

Lalu, sekarang bagaimana kamu mengetahui ciri-ciri darah haid yang normal? Nah, ada beberapa hal yang Charm Girls perlu perhatikan ketika masa haid. Yang pertama adalah dengan memperhatikan siklus haid. Seseorang bisa dikatakan memiliki siklus haid yang normal ketika masa haid terjadi per 23 sampai 35 hari sekali. 

Tapi tidak jarang terjadi juga ketika seseorang mengalami siklus haid lebih dari 2 kali atau bahkan tidak sama sekali di antara rentang waktu 23 - 35 hari tersebut. Hal ini tentu nya patut untuk dicek kondisi nya karena dapat menimbulkan gangguan lain seperti anemia atau kurang darah. Atau mungkin kondisi tertentu seperti PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome. Jika hal ini terjadi pada dirimu, jangan lupa memeriksakan diri ke dokter ya.

Volume darah yang keluar ketika haid juga dapat menentukan ke-normal-an masa haid. Volume normal darah haid yang keluar rata-rata 30 sampai 80 milliliter per siklus, jika kamu mengalami pendarahan berlebih atau lebih dari 80 mililiter. Kemungkinan kamu memiliki gejala menorrhagia. Menorrhagia adalah kondisi di mana jumlah darah haid yang keluar volumenya berlebihan. 

Menorrhagia diciri-cirikan dengan gejala seperti: mengganti pembalut yang penuh darah setiap 2 jam sekali, masa haid terjadi lebih dari 7 hari, darah haid yang keluar seringkali berbentuk gumpalan besar. Hal ini tentunya mempengaruhi kesehatan dan kebugaran seseorang. Menorrhagia dapat memicu gangguan lain seperti anemia karena kurang darah saat haid berlangsung.

Menorrhagia dapat disebabkan karena berbagai macam hal, di antaranya adalah karena gangguan hormon, pertumbuhan jaringan pada rahim, faktor genetik, gangguan pada ovarium, dan kanker. Menorrhagia memerlukan treatment dari pertolongan professional jika sudah menimbulkan nyeri haid berlebih dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Darah haid yang berlebih memang menandakan suatu kondisi tertentu tapi darah haid yang terlalu sedikit juga belum tentu normal, loh. Eh kok begitu? Darah haid yang keluar terlalu sedikit dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome), berat badan yang menurun drastis, dan stress. Kondisi ini bisa dianggap tidak normal ketika diiringi dengan gejala nyeri ketika masa haid berlangsung, siklus haid tidak teratur dan tidak mengalami haid selama 3 bulan atau lebih.

Langkah berikutnya untuk mengetahui darah haid yang normal adalah dengan memperhatikan warna darah haid. Darah haid yang normal pada umumnya berwarna merah sampai kecoklatan. Charm Girls perlu tahu warna darah yang berbeda menandakan beberapa hal. Darah yang berwarna merah muda berarti darah haid bercampur dengan cairan vagina atau vaginal discharge ketika keluar. 

Warna darah haid yang merah terang adalah warna yang sering ditemukan ketika siklus haid berlangsung. Ini berarti darah haid yang keluar masih segar dari dinding rahim yang baru mengalami pengikisan. Warna darah haid yang merah kecoklatan memiliki arti bahwa darah yang keluar telah mengendap beberapa waktu di dalam rahim. Hal ini normal dan terjadi ketika masa haid hampir berakhir.

Perubahan warna darah haid adalah wajar ketika siklus haid berlangsung. Biasanya di awal siklus haid, darah akan berwarna merah dan berangsur berubah kecoklatan menjelang berakhirnya masa haid. Tapi kamu juga harus tetap sadar akan kesehatan siklus haid dengan memperhatikan warna darah yang berubah bila diiringi dengan keluhan lain seperti nyeri dan siklus yang tidak teratur.

Hal-hal di atas bisa menjadi acuan untuk para Charm Girls menilai apakah darah haid yang dikeluarkan adalah normal atau tidak. Kamu juga ngga perlu takut kalau kamu ada keraguan lain atau memiliki keluhan yang telah disebutkan. Jangan ragu-ragu untuk konsultasikan kondisi dirimu dengan dokter Obstetri dan Ginekologi.

jumlah darah haid normal
kurang darah saat haid
Komentar (31)
A

Avatar Profile Image
Retno W
Makasih infonya
2 years ago
Balas
An
Anonymous
iya
2 years ago
Avatar Profile Image
Retno W
Informasi sangat bermanfaat chaa
2 years ago
Balas
An
Anonymous
iya
2 years ago
An
Anonymous
Oke chaa
2 years ago
Balas
An
Anonymous
oke
2 years ago
floating-icon