Kembali

Edukasi

Proses menstruasi ternyata bertahap loh!
Proses menstruasi ternyata bertahap loh!


Sekilas tentang proses menstruasi  

Proses menstruasi tuh adalah perubahan dalam tubuh cewek, khususnya pada bagian organ  reproduksi. Menstruasi terjadi ketika lapisan dinding rahim (endometrium) yang menebal luruh  karena nggak adanya pembuahan sel telur.  

Proses menstruasi merupakan sebuah siklus. Dimana tiap wanita memiliki siklus berbeda-beda,  namun biasanya terjadi antara 25-38 hari, namun rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari,  Charm Girls. 

Nggak semua cewek paham! 

Menstruasi memang hal yang wajar dialami oleh semua cewek. Namun, tetap aja nggak  semuanya paham proses menstruasi dan apa yang terjadi pada tubuh. Hal kaya gini sih emang  kedengeran nggak penting tapi dengan ngerti menstruasi, kamu bisa belajar tentang self-love. 

Bener banget, mencintai diri sendiri. Menstruasi sering diikuti dengan rasa nyeri yang bikin  mood jadi berantakan; sebel, bete, dan sedih; jadi kamu memang butuh usaha ekstra untuk  menerima itu sebagai bagian dari kehidupan, Charm Girls! 

Nah, biar kamu bisa sepenuhnya ngerti apa yang terjadi pada tubuhmu, yuk cari tahu apa yang  sebenarnya terjadi di dalam tubuh selama proses menstruasi berlangsung. Mari~

Baca Juga : Begini, proses menstruasi yang terjadi setiap bulannya! 

Ini proses siklus menstruasi 

Proses menstruasi, yang pertama! 

Fase dalam siklus menstruasi yang pertama biasanya terjadi selama 3 sampai 7 hari. Pada masa  ini, lapisan dinding rahim luruh menjadi darah menstruasi. Banyaknya darah yang keluar selama  menstruasi berkisar antara 30-40 ml pada tiap siklus. \

Proses menstruasi ternyata bertahap loh!
Fase Menstruasi Pertama

 Pas hari pertama hingga hari ke-3, darah menstruasi yang keluar akan lebih banyak. Pada saat  ini, biasanya bakal ngerasain nyeri atau kram pada bagian panggul, kaki, dan juga punggung.  Pssst, kontraksi dalam rahim juga bisa terjadi gara-gara bertambahnya hormon prostaglandin  selama menstruasi terjadi. Huhuhu, walaupun sakit; itu semua penting untuk membantu tubuh  mendorong dan mengeluarkan lapisan dinding rahim yang luruh menjadi darah menstruasi. 

Baca Juga : 5 efek hormon saat menstruasi yang normal terjadi! 

Proses menstruasi kedua! 

Pada fase pra ovulasi, lapisan dinding rahim yang sempat luruh akan menebal lagi karena  peningkatan hormon, nih, Charm Girls.  

Proses menstruasi ternyata bertahap loh!
Fase Pra Ovulasi 

Mungkin kamu sempat berpikir bahwa ovulasi selalu terjadi pada hari ke-14 setelah siklus  pertama. Tapi nyatanya masa ovulasi tiap cewek tuh nggak sama, tergantung sama siklus  menstruasi masing-masing dan beberapa faktor, seperti penurunan berat badan, stress, sakit,  diet dan olahraga. 

Proses menstruasi ketiga! 

Pada fase ini lapisan dinding rahim bakalan makin menebal karena folikel yang telah pecah dan  mengeluarkan sel telur, membentuk korpus luteum. Korpus luteum kemudian ngehasilin  banyak progesteron yang membuat lapisan dinding rahim makin tebal. 

Proses menstruasi ternyata bertahap loh!
Gejala Pramenstruasi 

PMS time! Bener banget, di fase ini kamu bakal mulai ngerasain gejala pramenstruasi (PMS),  seperti perubahan emosi yang lebih sensitif dan perubahan kondisi fisik, seperti nyeri pada  payudara, pusing, cepat lelah, atau kembung. Selain gejala tersebut, korpus luteum akan  mengalami degenerasi dan berhenti memproduksi progesteron. Jika nggak terjadi pembuahan,  kadar progesteron dan estrogen akan menurun, lapisan dinding rahim juga akan luruh hingga  menjadi darah menstruasi.

Terkadang, bisa muncul keputihan juga sebelum haid akibat perubahan hormon menjelang  menstruasi, Charm Girls. 

Tara! 

Setelah melewati tahapan siklus menstruasi terakhir, maka siklus akan kembali ke awal.  Begitulah proses menstruasi yang normal terjadi setiap bulannya dengan fase-fase seperti di  atas. Nah, kalau selama proses menstruasi kamu merasa ada yang nggak normal, segera  beritahu Mama Papa untuk pergi ke dokter ya, Charm Girls! 

Proses menstruasi ternyata bertahap loh!
Proses Menstruasi yang Normal

 

Komentar (0)
A