Kembali

Edukasi

Normalkah Haid Tidak Teratur Setelah Melahirkan?

Normalkah Haid Tidak Teratur Setelah Melahirkan?


Bagi para ibu baru, pertanyaan tentang kapan dan bagaimana haid akan kembali setelah melahirkan adalah hal yang wajar. Pasalnya, tidak sedikit wanita yang mengeluhkan haid tidak teratur setelah melahirkan atau bahkan haid tidak kunjung datang.

Seperti diketahui, ibu yang baru melahirkan akan mengalami masa nifas selama 40 hari. Sehabis masa nifas, barulah siklus menstruasi akan kembali terjadi. Namun, siklus menstruasi ibu setelah melahirkan biasanya akan berbeda dengan haid sebelum hamil dan melahirkan.

Tenang saja, karena haid tidak teratur setelah melahirkan adalah hal yang normal. Penyebab haid tidak lancar setelah melahirkan salah satunya karena fluktuasi hormon prolaktin. Hormon ini berperan dalam produksi ASI yang dapat menekan ovulasi sehingga menstruasi menjadi tidak teratur.

Selain itu, menyusui eksklusif juga dapat memperpanjang amenore (tidak menstruasi) setelah melahirkan. Hormon prolaktin yang tinggi selama menyusui dapat menekan hormon estrogen dan progesteron, yang berperan dalam siklus menstruasi.

Stres juga dapat memengaruhi berbagai hormon, termasuk hormon reproduksi, yang dapat jadi penyebab setelah melahirkan haid tidak teratur. Apalagi kalau Charm Girls memiliki kondisi medis tertentu  seperti tiroid yang tidak normal atau sindrom ovarium polikistik (PCOS). Itu juga bisa jadi penyebab haid tidak lancar.

Apakah Normal Haid Tidak Teratur Setelah Melahirkan?

Haid tidak teratur setelah melahirkan adalah hal yang umum terjadi. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sekitar 90% wanita yang menyusui akan mengalami amenore, yaitu tidak haid selama 6 bulan pertama setelah melahirkan. 

Namun, tidak semua wanita yang menyusui akan mengalami amenore. Beberapa faktor yang mempengaruhi kapan haid akan kembali setelah melahirkan antara lain:

  • Frekuensi dan durasi menyusui
  • Penggunaan metode kontrasepsi hormonal
  • Kondisi kesehatan ibu dan bayi
  • Pola makan dan gaya hidup ibu

Waktu kembalinya haid setelah melahirkan berbeda-beda bagi setiap wanita. Pada umumnya, haid akan kembali dalam 5-6 minggu setelah melahirkan bagi ibu yang tidak menyusui. 

Bagi ibu yang menyusui secara eksklusif, haid mungkin tidak datang selama beberapa bulan. Bahkan tak jarang ada ibu yang baru mengalami menstruasi lagi hingga 1-2 tahun setelah melahirkan alias ketika sudah tidak memberikan ASI eksklusif.

Namun, haid pertama setelah melahirkan biasanya tidak teratur, baik dalam hal jumlah, warna, maupun durasi darah haid. Hal ini normal karena tubuh masih beradaptasi dengan perubahan hormon setelah melahirkan.

Ketika menstruasi pertama setelah melahirkan akhirnya datang pun, ada juga beberapa perubahan lain yang bisa dirasakan. Misalnya, kram perut yang terasa lebih buruk dari sebelumnya, keluarnya gumpalan darah kecil, dan menstruasi yang lebih banyak.

Kram perut yang lebih parah dari sebelum melahirkan bisa terjadi karena adanya peningkatan intensitas kram pada rahim dan juga meningkatnya hormon menyusui pada tubuh ibu. Selain itu, rongga rahim yang melebar akibat kehamilan juga membuat lebih banyak lapisan dinding rahim yang harus dilepaskan ketika menyusui, alhasil prosesnya akan terasa lebih sakit.

Bagaimana Cara Mengatasi Haid Tidak Teratur Setelah Melahirkan?

Setelah melahirkan haid tidak teratur bukanlah masalah yang perlu dikhawatirkan. Apalagi jika kondisi tersebut tidak disertai dengan gejala lain yang mengganggu, seperti nyeri hebat, pendarahan berlebihan, demam, atau bau tidak sedap. 

Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu haid menjadi lebih teratur, antara lain:

  • Menjaga pola makan yang seimbang dan bergizi
  • Mengonsumsi suplemen zat besi, asam folat, dan vitamin C untuk mencegah anemia akibat haid
  • Menghindari stres dan kelelahan
  • Berolahraga secara teratur dan sesuai kemampuan. olahraga yoga diketahui bisa mengendalikan kadar hormon yang memicu siklus menstruasi. Kamu bisa mencoba yoga selama 35-40 menit setiap hari selama 6 bulan untuk membuat haid kembali lancar.
  • Catat siklus menstruasi untuk membantu melacak pola haid dan mengetahui kapan haid berikutnya datang. Kamu juga bisa menggunakan kalender menstruasi.
  • Konsumsi makanan sehat: Konsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan folat untuk membantu tubuhmu pulih setelah melahirkan.
  • Minum air putih yang cukup: Dehidrasi dapat memperburuk ketidakseimbangan hormon dan mengganggu siklus menstruasi.
  • Memeriksakan diri ke dokter jika haid tidak kembali setelah 6 bulan atau lebih, atau jika haid disertai dengan gejala yang mengkhawatirkan

Kalau haid sudah kembali normal, jangan lupa untuk menggunakan pembalut yang mampu memberikan kenyamanan sepanjang hari, seperti pembalut Charm Extra Comfort Maxi Wong 26 cm.

Pembalut ini mampu memberikan kenyamanan sempurna, bikin kamu selalu percaya diri setiap hari. Berkat pori serap extra dan sayap pelindungnya, enggak perlu lagi khawatir bocor meski sedang banyak-banyaknya.

Ukurannya yang lebih panjang juga mampu menjagamu dari bocor belakang. Pas banget buat ibu baru yang banyak aktivitas. Lebih aman! Tebalnya pun pas banget, enggak akan terasa mengganjal. 

Jadi, sudah tahu kan bahwa haid tidak teratur setelah melahirkan adalah hal yang wajar dan tidak berbahaya. Namun jika haid tidak teratur berlangsung sangat lama, sebaiknya periksakan diri ke dokter, ya. Karena itu bisa menandakan adanya gangguan hormonal, infeksi, atau penyakit lain yang memerlukan penanganan medis.

setelah melahirkan haid tidak teratur
Komentar (0)
A

floating-icon