Kembali

Edukasi

Inilah Ciri-Ciri Fibroid Rahim

Inilah Ciri-Ciri Fibroid Rahim


Salah satu masalah kesehatan reproduksi wanita yang cukup umum dialami adalah fibroid rahim. Namun, apa itu fibroid? Fibroid rahim adalah salah satu jenis tumor jinak yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim. Tumor ini bisa berukuran sangat kecil hingga cukup besar hingga bisa menekan dan memperbesar rahim. 

Tumor ini bisa tumbuh di berbagai bagian rahim, termasuk di dinding rahim, di dalam rongga rahim, atau di leher rahim. Ada berbagai ciri-ciri fibroid rahim, di antaranya nyeri, pendarahan, atau gangguan kesuburan. Namun, ada juga fibroid rahim yang tidak menimbulkan gejala sama sekali. 

Penyebab Fibroid Rahim

Penyebab pasti fibroid rahim belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga berperan dalam pertumbuhan fibroid rahim, antara lain:

  • Hormon estrogen dan progesteron

Hormon ini berperan dalam siklus menstruasi dan perkembangan rahim. Hormon ini juga bisa merangsang pertumbuhan sel-sel fibroid rahim. Oleh karena itu, fibroid rahim cenderung tumbuh saat wanita mengalami menstruasi dan mengecil saat wanita menopause.

  • Faktor genetik

Fibroid rahim bisa diturunkan dari orang tua atau keluarga. Wanita yang memiliki riwayat keluarga dengan fibroid rahim memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami fibroid rahim juga.

  • Faktor lainnya

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang disinyalir bisa menjadi penyebab fibroid rahim. Di antaranya adalah jika kamu mengalami obesitas, kekurangan gizi vitamin D, terlalu banyak konsumsi daging merah dan kurang sayuran hijau, serta konsumsi alkohol berlebihan.

Jika kamu juga punya riwayat menstruasi dini, yakni menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun, kamu juga berisiko lebih tinggi untuk mengalami fibroid rahim, lho.

Ciri-Ciri Fibroid Rahim

Ciri-ciri fibroid rahim bisa bervariasi, tergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi fibroid rahim. Beberapa ciri-ciri fibroid rahim yang umum adalah:

  • Menstruasi yang berlebihan, berkepanjangan, atau tidak teratur. 

Hati-hati, lho, karena pendarahan yang lebih banyak dan lebih lama saat menstruasi juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri penyakit rahim. Tak cuma itu, fibroid rahim juga bisa mengganggu siklus menstruasi dan menyebabkan menstruasi datang lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya.

  • Pendarahan hebat

Pendarahan hebat selama menstruasi terkadang bisa jadi ciri-ciri penyakit rahim. Apalagi jika pendarahan terjadi disertai dengan gumpalan darah. Selain itu, tak jarang juga penderita fibroid rahim akan mengalami perdarahan antar periode menstruasi dan juga anemia.

Nah, kalau lagi heavy flow begini, penting banget untuk memilih pembalut yang bisa melindungimu dari kebocoran. Apalagi di malam hari nih, jangan sampai terbangun karena bocor!

Charm Girls sudah tahu tentang pembalut Charm Sleep Protect+ Panties, belum? Pembalut satu ini didesain menyerupai celana dalam sehingga mampu melindungimu dari kebocoran sepanjang malam.

Pembalut celana ini mampu memberikan perlindungan penuh dari segala sisi, membuatmu bebas bergerak sepanjang malam tanpa harus khawatir bocor. Tak perlu khawatir iritasi, karena pembalut ini memiliki bahan selembut kain dan tersedia dalam all size, cocok buat kamu semua!

Heavy flow kamu juga bakal bisa diserap maksimal berkat daya serap Charm Sleep Protect+ Panties yang 2x lipat dari pembalut malam panjang 42 cm. Aman semalaman dari kebocoran!

  • Nyeri atau tekanan di perut bagian bawah

Fibroid rahim bisa menimbulkan rasa nyeri, kram, atau tekanan di perut bagian bawah, terutama saat menstruasi. Nyeri ini diakibatkan ukuran fibroid yang membesar dan bisa menjalar ke pinggang, punggung, atau kaki. 

  • Kesulitan buang air kecil atau besar

Fibroid rahim yang tumbuh di dekat kandung kemih atau usus bisa menekan organ-organ tersebut dan menyebabkan kesulitan buang air kecil atau besar. Ciri-ciri penyakit rahim ini bisa berupa sering buang air kecil, sulit buang air kecil, sulit buang air besar, atau sembelit.

  • Masalah kesuburan atau kehamilan

Fibroid rahim yang tumbuh di dalam rongga rahim bisa mengganggu implantasi sel telur yang telah dibuahi. Fibroid rahim juga bisa menyebabkan keguguran, persalinan prematur, atau posisi bayi yang tidak normal. Fibroid rahim bisa dideteksi dengan USG saat pemeriksaan kehamilan.

  • Dispareunia

Dispareunia adalah istilah untuk rasa nyeri pada area genital yang berulang selama berhubungan intim. 

Apakah Fibroid Rahim Berbahaya?

Fibroid rahim pada umumnya tidak berbahaya dan tidak berkembang menjadi kanker. Namun, fibroid rahim bisa menyebabkan beberapa komplikasi yang mengganggu kesehatan dan kualitas hidup wanita, seperti:

  • Anemia

Pendarahan yang berlebihan dan berkepanjangan akibat fibroid rahim bisa menyebabkan kekurangan sel darah merah atau anemia. Anemia bisa menyebabkan gejala seperti lemas, pucat, sesak napas, atau pusing.

  • Pembekuan darah

Fibroid rahim yang tumbuh di dalam rahim bisa menyebabkan pembekuan darah di dalam rahim. Pembekuan darah bisa menyebabkan gejala seperti nyeri hebat, pendarahan, atau keguguran.

  • Kemandulan

Jika fibroid rahim amat besar, bukan tidak mungkin bisa menyebabkan kemandulan. Tumor yang besar bisa menghalangi sel telur yang telah dibuahi untuk menempel pada dinding rahim atau menghalangi sperma sehingga tidak terjadi pembuahan.

  • Gangguan kehamilan

Keberdaan fibroid rahim bisa mengganggu perkembangan bayi dan mempersulit proses persalinan. Alhasil, ada risiko bayi lahir prematur atau kamu akan memerlukan proses operasi caesar.

  • Leiomiosarkoma

Walaupun jarang sekali berkembang menjadi kanker, tapi ada kemungkinan fibroid rahim berkembang menjadi jaringan ganas yang disebut leiomiosarkoma. Namun tenang saja, kemungkinan ini terjadi sangat kecil.

  • Torsi atau terpuntir

Fibroid rahim juga bisa menyebabkan torsi atau terpuntir yang memicu gangguan sirkulasi akut sehingga ada kemungkinan terjadi kematian jaringan, Charm Girls.

Cara Mengatasi Fibroid Rahim

Sudah tahu apa itu fibroid, lantas adakah cara mengatasinya? Hal ini sebenarnya tergantung pada ukuran, jumlah, lokasi, dan gejala fibroid rahim. Beberapa cara mengatasi fibroid rahim adalah:

  • Obat-obatan

Ada beberapa obat-obatan yang biasanya akan diresepkan oleh dokter untuk mengatasi gejala fibroid rahim yang kamu rasakan. Biasanya, ada obat GnRHa untuk mengecilkan mioma. Ada juga obat OAINS untuk mengurangi nyeri akibat mioma, serta pil KB untuk mengurangi nyeri dan pendarahan.

Namun, konsumsi obat ini tidak bisa menyembuhkan mioma tetapi untuk penghambat kinerja hormon atau mengurangi gejala tidak nyaman. Selain itu, kamu juga tidak boleh mengonsumsinya sembarangan dan harus dalam pengawasan dokter.

  • Operasi

Jika kondisi fibroid rahim yang kamu alami dianggap sudah terlalu parah, bisa jadi dokter akan menyarankan operasi. Tindakan ini hanya dilakukan jika tidak ada obat yang bisa meringankan gejala atau mengecilkan ukuran fibroid rahim.

Dokter bisa mengambil tindakan berupa pengangkatan fibroid dari dinding rahim jika memungkinkan dan kamu ingin hamil di masa depan. Namun bisa juga dokter akan melakukan histerektomi atau pengangkatan rahim seluruhnya jika dianggap perlu.

Sebenarnya, tidak ada cara yang pasti untuk mencegah fibroid karena penyebabnya pun sulit untuk diketahui. Namun, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya fibroid, antara lain:

  • Menjaga berat badan ideal: Obesitas merupakan salah satu faktor risiko terjadinya fibroid.
  • Olahraga secara teratur: Olahraga secara teratur dapat membantu mengurangi kadar hormon estrogen, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya fibroid.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat: Mengonsumsi makanan yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk mengurangi risiko terjadinya fibroid.
  • Hidup sehat: hindari merokok, minum alkohol, tidur yang cukup, dan lainnya untuk menjaga tubuh tetap bugar.

Fibroid rahim adalah tumor jinak yang paling umum terjadi pada wanita. Fibroid biasanya tidak berbahaya, tetapi pada beberapa kasus dapat menyebabkan komplikasi. 

Jika Charm Girls merasa mengalami satu atau bahkan lebih gejala fibroid di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya!

Apa itu fibroid
ciri ciri penyakit rahim
Komentar (6)
A

An
Anonymous
Oke
2 months ago
Balas
An
Anonymous
Thanks infonya
2 months ago
Balas
An
Anonymous
Oke
2 months ago
Balas
floating-icon