Kembali

Edukasi

Telat Haid & Sering Kentut, Kok Bisa Ya?

Telat Haid & Sering Kentut, Kok Bisa Ya?


Setiap bulannya, perempuan rutin mengalami siklus haid yang bisa menimbulkan berbagai gejala fisik dan emosi. Namun terkadang, ada saja fenomena aneh yang terjadi, salah satunya adalah telat haid dan sering kentut! Charm Girls pernah mengalaminya, nggak?

Ketika haid datang, ada peningkatan frekuensi kentut yang terasa tidak wajar. Apakah sering kentut tanda akan haid? Atau apakah ada faktor-faktor tertentu yang memengaruhi hubungan antara kentut dan haid?

Ternyata, telat haid dan sering kentut adalah hal yang umum terjadi pada wanita. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama siklus menstruasi.

Pada saat haid, tubuh wanita akan memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang dapat menyebabkan perut kembung dan sembelit sehingga memicu penumpukan gas di dalam perut. 

Ada juga perubahan hormon prostaglandin yang dapat menyebabkan otot-otot di saluran pencernaan menjadi lebih rileks. Akibatnya, gas di dalam saluran pencernaan akan lebih mudah keluar, sehingga menimbulkan kentut.

Selain itu, perubahan hormon juga dapat menyebabkan perubahan pada makanan yang dikonsumsi wanita. Wanita yang sedang haid cenderung lebih suka mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak. 

Makanan-makanan ini dapat lebih mudah dicerna dan menghasilkan gas di dalam saluran pencernaan. Perubahan gaya hidup seperti kurang olahraga dan kurang tidur juga dapat memicu kentut yang berlebihan, lho.

Apakah Sering Kentut Menjadi Penyebab Telat Haid?

Menjawab pertanyaan apakah sering kentut tanda akan haid, secara umum, sering kentut tidak menjadi penyebab utama telat haid. 

Perlu diketahui bahwa rata-rata orang mengalami kentut sekitar 15 kali dalam sehari. Nah, kalau kamu lagi menstruasi, tentunya frekuensi itu bisa meningkat. Bahkan bukan tidak mungkin kentut akan lebih bau dari biasanya.

Jika seperti itu, sebenarnya tak perlu khawatir. Namun, kamu patut waspada jika mengalami telat haid dan sering kentut yang disertai dengan gejala-gejala lain, seperti mual, muntah, sakit perut, perut kembung dan keras, perubahan pada buang air kecil.

Jika sudah terlampau tidak nyaman, sebaiknya cepat periksakan diri ke dokter, Charm Girls. Bisa jadi kamu mengalami kondisi medis seperti ini:

  1. Hamil: Pada awal kehamilan, wanita akan mengalami peningkatan hormon progesteron. Hormon ini dapat menyebabkan otot-otot di saluran pencernaan menjadi lebih rileks, sehingga gas di dalam saluran pencernaan akan lebih mudah keluar.
  2. Infeksi saluran kemih: Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan nyeri perut, buang air kecil lebih sering, dan sering kentut.
  3. Gangguan pencernaan: Gangguan pencernaan, seperti sindrom iritasi usus (IBS), dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan sering kentut.

Cara Mengatasi Sering Kentut Saat Haid

Meskipun sering kentut bukan penyebab utama telat haid, tapi tentunya Charm Girls akan merasa nggak nyaman dan kesulitan kalau terlalu sering kentut, kan?

Nah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sering kentut saat haid, antara lain:

  1. Perbanyak minum air putih. Air putih dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi produksi gas di dalam saluran pencernaan.
  2. Hindari makanan yang mengandung gas tinggi seperti brokoli, kubis, kembang kol, gorengan, dan pedas karena bisa membuat perut kembung.
  3. Hindari makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak. Makanan-makanan ini dapat lebih mudah dicerna dan menghasilkan gas di dalam saluran pencernaan.
  4. Hindari minuman bersoda dan susu karena dapat meningkatkan produksi gas di dalam saluran pencernaan.
  5. Konsumsi makanan kaya probiotik seperti yoghurt, asinan kubis, dan kimchi untuk membantu melancarkan pencernaan.
  6. Olahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi stres.
  7. Istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup dapat membantu tubuh untuk kembali ke kondisi normal.

Namun, jika kamu mengalami telat haid dan sering kentut atau sering kentut saat haid disertai dengan gejala-gejala lain yang tidak biasa, seperti mual, muntah, sakit perut, dan perubahan mood, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Selain nyeri perut dan kram, menstruasi juga dapat menyebabkan perut kembung dan sering kentut. Yang tak kalah penting dilakukan saat haid tentunya adalah memilih pembalut yang tepat sehingga bisa membantumu menjalani aktivitas dengan nyaman. 

Sudah pernah dengar tentang pembalut Charm Extra Comfort Maxi?

Charm Extra Comfort Maxi adalah pembalut yang dirancang khusus untuk wanita aktif. Pembalut ini memiliki pori serap extra yang bisa menyerap cairan lebih sempurna, cepat, dan mencegah bocor sepanjang hari. 

Pembalut ini sudah tersedia dengan panjang 26 cm, sehingga lebih panjang yang pas untuk berbagai aktivitas. Nggak perlu lagi takut bocor belakang di siang hari. Ketebalannya pun pas banget, nggak terasa mengganjal sehingga selalu nyaman dan aman dipakai.

Pembalut ini tersedia dalam berbagai jenis seperti Wing 23 cm, Non-Wing 23 cm, Wing 26 cm, dan Non-Wing 26 cm, sehingga Charm Girls dapat memilih yang sesuai denga kebutuhan.

Dengan menggunakan Charm Extra Comfort Maxi, kamu bisa beraktivitas dengan nyaman dan bebas khawatir selama menstruasi. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, coba Charm Extra Comfort Maxi sekarang!

apakah sering kentut tanda akan haid
Komentar (14)
A

An
Anonymous
Thanks ilmunya cha
6 months ago
Balas
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
Meskipun sering kentut bukan penyebab utama telat haid, tapi tentunya Charm Girls akan merasa nggak nyaman dan kesulitan kalau terlalu sering kentut, kan?
6 months ago
Balas
Avatar Profile Image
docart creative art n design
Selain itu, perubahan hormon juga dapat menyebabkan perubahan pada makanan yang dikonsumsi wanita. Wanita yang sedang haid cenderung lebih suka mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak.
6 months ago
Balas
floating-icon