Kembali

Edukasi

Kenali gejala dan penyebab Amenore

Kenali gejala dan penyebab Amenore


Charm Girls, tahukah kamu kalau ada kondisi dimana wanita tidak pernah haid. Ya, wanita tidak mendapat menstruasi selama beberapa waktu. Kondisi ini punya istilah medisnya sendiri loh, namanya adalah amenore, yakni tidak adanya periode menstruasi lebih dari tiga siklus menstruasi bulanan. 

Nah Charm Girls, kondisi absennya menstruasi atau amenore dapat terjadi sebagai bagian dari kehidupan normal seorang perempuan. Kehamilan adalah salah satu alasan paling umum loh mengapa menstruasi teratur tiba-tiba berhenti. Selain karena saat menyusui juga dapat menyebabkan seorang perempuan tidak menstruasi dalam waktu lama. 

Kemudian, menopause adalah penyebab umum amenore lainnya yang dianggap sebagai bagian normal dari penuaan.p Selain itu, amenore  juga dapat disebabkan oleh pengobatan, perilaku, atau masalah medis tertentu, termasuk obesitas, gangguan makan, olahraga berlebihan, masalah tiroid, ketidakteraturan ovulasi, atau kelainan anatomi.

Artikel ini akan menjelaskan hal-hal soal amenore yang perlu Charm Girls ketahui, yuk simak!

Bagaimana seorang perempuan bisa terkena amenore?  

Nah ternyata ada dua kategori kondisi dari amenore nih Charm Girls. Ternyata ada beberapa jenis amenore memiliki penyebab berbeda. Ada yang memang terjadi alami dengan sendirinya dan ada juga yang terjadi sebagai tanda suatu kondisi atau masalah medis.

Pertama adalah alasan alami (atau normal) untuk melewatkan menstruasi yang sudah dijelaskan di atas.  Perempuan bisa mengalami absen menstruasi secara alami karena kehamilan, menyusui, mati haid atau menopause, atau saat menjalani operasi untuk mengangkat rahim atau indung telur.

Selain itu ada juga faktor umum yang dibagi menjadi dua yakni amenorea primer dan sekunder. Berikut penjelasannya:

1.Amenore primer

Kondisi ini adalah saat seorang gadis tidak menstruasi pada usia 16 tahun.  Anak perempuan yang tidak menunjukkan tanda-tanda perkembangan seksual (perkembangan payudara dan rambut kemaluan) pada usia 13 tahun perlu memeriksakan diri pada dokter. Selain itu, setiap anak perempuan yang tidak menstruasi pada usia 15 tahun harus dievaluasi untuk mengetahui adanya amenore primer.

Selain itu ada juga penyebab umum primer amenore karena masalah kromosom atau genetik yang mempengaruhi sistem reproduksi, seperti sindrom Turner. Serta masalah hormonal yang berasal dari masalah pada otak atau kelenjar pituitari.

Masalah struktural pada organ juga bisa jadi penyebab umum amenore, seperti hilangnya bagian rahim atau vagina, atau sistem reproduksi yang kurang berkembang.

2.Amenore sekunder

Kondisi ini terjadi ketika menstruasi yang sebelumnya teratur pada perempuan berhenti minimal selama tiga bulan. Kondisi ini menyebabkan haid tidak teratur terjadi karena amenore.

Ada beberapa penyebab umumnya. Mulai dari penggunaan beberapa metode KB, seperti Depo-Provera, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) dan pil KB tertentu.

Kemudian kemoterapi dan terapi radiasi untuk kanker juga bisa jadi penyebab amenore sekunder. Serta operasi rahim sebelumnya dengan jaringan parut (misalnya, jika Anda menjalani dilatasi dan kuretase, sering disebut D&C).

Stress dan nutrisi buruk pada tubuh juga menyebabkan kondisi ini terjadi. Selain itu perubahan berat badan hingga penambahan berat badan yang ekstrim  juga bisa sebabkan amenore sekunder.

Mencegah terjadinya amenore

Menjaga kesehatan secara keseluruhan dapat membantu mencegah beberapa penyebab penyakit organ reproduksi, salah satunya adalah amenore sekunder, Charm Girls bisa melakukan diet dan olahraga yang sehat untuk. Kemudian mewaspadai siklus menstruasi dengan mencatat waktunya, selain itu temui ginekologi dan lakukan pemeriksaan panggul dan tes Pap.

Terpenting jangan lupa jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan yang sehat, tidak merokok dan tidur secara teratur dan cukup.

Pentingnya mencatat periode waktu menstruasi

Charm Girls bisa secara mengecek kondisi medis terkait amenore dengan sederhana. Jika penyebab amenore tidak jelas, seperti kehamilan atau menopause, dokter mungkin meminta untuk mencatat perubahan dalam siklus menstruasi. Riwayat menstruasi ini dapat membantu penyedia layanan kesehatan menentukan diagnosis kondisi gangguan menstruasi yang dialami.

Charm Girls bisa dengan sederhana mencatat berapa lama menstruasi berlangsung, kapan menstruasi terakhir berlangsung, obat-obatan yang diminum, perubahan pola makan atau rutinitas olahraga yang dilakukan hingga kondisi emosional yang dialami, seperti stress salah satunya.

Faktor risiko yang harus dipahami

Selain itu Charm Girls juga perlu memahami faktor risiko dari gangguan menstruasi termasuk diantaranya adalah amenore. Usia memainkan peran penting dalam gangguan menstruasi. Anak perempuan yang mulai menstruasi pada usia 11 tahun atau lebih muda berisiko lebih tinggi mengalami nyeri hebat, menstruasi lebih lama, dan siklus menstruasi lebih lama.

Selain itu, wanita yang mendekati masa menopause (perimenopause) juga mungkin tidak mengalami menstruasi. Perdarahan hebat atau menstruasi yang deras juga sering terjadi saat wanita mendekati masa menopause.

Charm Girls jangan lupa untuk merujuk pada penelitian medis yang dapat memberikan informasi akurat dan terpercaya mengenai kesehatan. Apalagi terkait kondisi atau pengalaman gangguan menstruasi yang dialami, jangan takut untuk konsultasikan ke dokter jika memang Charm Girls sedang alami masalah-masalah seputar menstruasi termasuk amenore ya!

Wanita tidak pernah haid
amenorea primer dan sekunder
Komentar (6)
A

An
Anonymous
Thanks cha
6 months ago
Balas
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
Kondisi ini terjadi ketika menstruasi yang sebelumnya teratur pada perempuan berhenti minimal selama tiga bulan. Kondisi ini menyebabkan haid tidak teratur terjadi karena amenore.
6 months ago
Balas
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
Kondisi ini terjadi ketika menstruasi yang sebelumnya teratur pada perempuan berhenti minimal selama tiga bulan. Kondisi ini menyebabkan haid tidak teratur terjadi karena amenore.
6 months ago
Balas
floating-icon