Kembali

Girl's Life

Diet bisa menjadi faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi, loh!

Diet bisa menjadi faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi, loh!


Siklus menstruasi merupakan proses alami yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Siklus menstruasi dimulai pada saat wanita mengalami menstruasi (haid) dan berakhir pada saat menstruasi berikutnya. Biasanya, siklus menstruasi terjadi setiap 28 hari, namun terkadang siklus ini bisa lebih pendek atau lebih panjang tergantung pada faktor-faktor tertentu. Siklus menstruasi juga dapat menjadi tanda kesehatan bagi tubuh perempuan. Nah, faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi ternyata cukup beragam.

Seringkali, siklus menstruasi akan menjadi lebih tidak teratur seiring bertambahnya usia. Pada saat masa pubertas, siklus menstruasi mungkin tidak teratur selama beberapa tahun, namun akan menjadi lebih teratur setelah siklus menstruasi stabil. Pada saat menopause, siklus menstruasi akan terhenti sepenuhnya. Tidak hanya faktor usia yang mempengaruhi siklus menstruasi tapi ada beberapa faktor pendukung lainnya juga, loh. Seperti faktor perubahan hormon, berat badan, stress dan pola makan.

Diet ternyata nggak selalu untuk kurus, loh..

Ngomong-ngomong soal berat badan, nggak bisa dipungkiri kalau perempuan muda seringkali fokus pada penampilan fisik. Mungkin Charm Girls udah nggak asing lagi dengan rutinitas diet untuk menjaga berat badannya. Eits, tapi jangan salah karena banyak wanita yang melakukan diet bukan semata-mata untuk mengurangi angka di timbangan saja. Banyak yang melakukan diet demi alasan menjaga kesehatan tubuh.

Diet menjadi faktor pengaruh menstruasi

Hormon tidak teratur ditemukan menjadi masalah pada kesehatan tubuh perempuan pada umumnya. Ketidakseimbangan hormon dapat mempengaruhi tubuh perempuan, salah satunya adalah siklus menstruasi. Jika seseorang mengalami kekurangan nutrisi, misalnya karena diet yang tidak seimbang atau terlalu rendah kalori, maka siklus menstruasi bisa terganggu. Hal ini terjadi karena nutrisi yang tidak cukup dapat menyebabkan produksi hormon yang tidak teratur, sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan tidak menstruasi sama sekali.

Hal ini dapat memicu adanya gangguan dalam siklus menstruasi kita. Wah, ternyata kita juga harus cermat ya ketika lagi diet. Ketika seseorang memiliki kadar kalori yang terlalu rendah, hal ini dapat menjadi faktor yang mempengaruhi menstruasi. Tubuh wanita akan mengalami ketidakstabilan hormon estrogen dan progesteron karena kondisi kurangnya gizi dalam porsi yang sehat bagi tubuh perempuan. Kekurangan hormon estrogen dapat mempengaruhi dinding rahim menjadi tidak dapat luruh ketika haid sedang berlangsung.

Kekurangan nutrisi dan gizi yang parah dapat mengakibatkan siklus menstruasi terputus atau disebut amenorrhea. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih buruk. Sementara itu, kelebihan berat badan juga bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Wanita yang obesitas atau kelebihan berat badan cenderung mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali. Ini karena kelebihan berat badan dapat menyebabkan produksi hormon yang tidak teratur, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi siklus menstruasi.

Pentingnya diet yang sehat ketika lagi haid

Gimana nih Charm Girls? Sekarang kita perlu aware nih dengan kesehatan dan pola makan kita. Karena ternyata diet pun dapat berpengaruh kepada siklus menstruasi. Perlu banget untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Salah satunya adalah dengan menerapkan diet sehat untuk menjaga siklus haid agar teratur. Karena kita semua pasti nggak mau kan gara-gara diet bukannya tubuh jadi lebih sehat tapi ternyata jadi masalah untuk siklus menstruasi kita. 

Maka dari itu, penting bagi wanita muda untuk menjaga pola makan yang sehat saat menstruasi. Diet yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan hormon seseorang dan memastikan siklus menstruasi teratur. Selain itu, diet yang sehat juga dapat mengurangi gejala PMS (pre-menstrual syndrome) yang sering dialami oleh wanita, seperti rasa sakit, perubahan mood, dan perubahan nafsu makan.

Cara mudah untuk menjaga diet yang sehat saat menstruasi adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan bahan makanan olahan rendah lemak. Selain itu, hindari makanan yang tinggi lemak, gula, dan garam serta minuman bersoda. Jika kamu merasa sulit untuk mengontrol nafsu makan saat menstruasi, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah, seperti oatmeal, bahan makanan olahan dari kacang-kacangan, dan sayur-sayuran hijau. Makanan-makanan ini akan membantu memenuhi gizi 4 sehat 5 sempurna di dalam tubuh kamu. 

Buat yang lagi diet jangan lupa juga untuk olahraga demi menjaga kebugaran tubuh dan istirahat yang cukup. Karena stress juga dapat berpengaruh pada siklus haid, loh. Melakukan diet adalah hal yang normal dan sehat, asal kita juga harus ingat bahwa alasan ter-penting dalam melakukan diet adalah untuk kesehatan tubuh. Dengan pola makan yang sehat dan asupan gizi yang cukup, kamu bisa memastikan siklus menstruasi kamu teratur dan tidak mengalami gangguan yang berbahaya bagi kesehatanmu.

hormon tidak teratur
faktor yang mempengaruhi menstruasi
Komentar (17)
A

Avatar Profile Image
Poppy Purnama Sari
Ok
16 days ago
Balas
nu
nurwijayanti
ok
16 days ago
Balas
An
Anonymous
Terimakasih banyak atas informasinya Cha Cha
15 days ago
Balas
floating-icon