Kembali

Edukasi

Kenali penyebab Anovulasi yuk!

Kenali penyebab Anovulasi yuk!


Kira-kira tiap sebulan sekali, alat reproduksi wanita yang disebut ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang menuju tuba falopi. Proses yang disebut ovulasi ini punya satu tujuan, yaitu supaya terjadi pembuahan antara sel sperma dengan sel telur.

Proses ini terus berulang dalam siklus menstruasi. Kalau ovulasi berjalan dengan lancar tiap bulannya, peluang kehamilan akan selalu ada. Namun, bagaimana kalau ada orang yang tidak bisa mengalami pelepasan sel telur?

Dalam dunia medis, kondisi yang unik ini dikenal sebagai anovulasi. Kenapa seseorang bisa mengalaminya? Apakah ini berbahaya dan apa efeknya terhadap kesuburan? Yuk, simak jawabannya lewat artikel ini!

Apa itu anovulasi?

Anovulasi adalah kondisi ketika sel telur gagal terlepas dari ovarium selama siklus haid. Padahal, ovarium normalnya melepaskan sel telur tiap sebulan sekali. Tanpa sel telur, pembuahan dan kehamilan tentu tidak bisa terjadi.

Ovulasi merupakan proses yang penting dalam siklus menstruasi. Pelepasan sel telur biasanya terjadi pada hari ke-14 dalam siklus menstruasi sepanjang 28 hari. Proses ini dipengaruhi oleh banyak hormon, antara lain gonadotropin-releasing hormone (GnRH), follicle-stimulating hormone (FSH), dan luteinizing hormone (LH).

Setelah ovulasi, sel telur bergerak ke tuba falopi dan menetap di sana selama beberapa hari. Sel telur akan menunggu untuk dibuahi oleh sperma yang masuk. Pada saat yang sama, hormon progesteron membantu mempersiapkan dinding rahim untuk menyambut kehamilan.

Anovulasi adalah penyebab utama sel telur gagal dibuahi. Pasalnya, sel telur terjebak di dalam ovarium dan tidak akan bisa bertemu dengan sperma. Dengan kata lain, kondisi ini bisa membuat seseorang jadi sulit punya anak atau bahkan mandul.

Orang yang mengalami anovulasi tetap bisa mengeluarkan darah saat haid, tapi tidak ada sel telur di dalam darahnya. Selain itu, tanda-tanda lain dari anovulasi adalah:

  • telat haid atau haid tidak teratur,
  • tidak haid lebih dari sekali,
  • darah haid sangat sedikit atau justru sangat banyak,
  • tidak ada lendir serviks berwarna bening saat mendekati masa ovulasi, dan
  • suhu tubuh basal (suhu tibuh ketika beristirahat) tidak beraturan.

Penyebab seseorang mengalami anovulasi

Penyebab gagalnya pelepasan sel telur dari ovarium adalah ketidakseimbangan salah   satu atau beberapa hormon yang berperan penting dalam kehamilan. Hormon-hormon utama yang dimaksud adalah FSH, LH, dan GnRH.

Selain ketiga hormon tersebut, ada pula hormon-hormon lain yang cukup berpengaruh dalam menyebabkan anovulasi. Berikut adalah gangguan keseimbangan hormon pada perempuan yang bisa menjadi penyebabnya.

  • Hormon androgen yang terlalu tinggi akibat obesitas, masalah pada kelenjar adrenal, sindrom ovarium polikistik (PCOS), atau gangguan kelenjar hipofisis.
  • Hormon prolaktin terlalu tinggi akibat menyusui, kerusakan kelenjar hipofisis, penyakit ginjal, atau penyakit tiroid.
  • Gangguan pada kelenjar hipofisis sehingga produksi FSH dan LH rendah.
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif sehingga produksi hormon tiroid rendah.
  • Hormon GnRH yang terlalu rendah.

Bagaimana cara mengobati anovulasi?

Kalau kamu sering banget telat haid tanpa sebab, coba beri tahu orang tua dan minta temani berkonsultasi ke dokter. Anovulasi mirip dengan beberapa masalah pada sistem reproduksi, jadi diagnosisnya lebih sulit dan kamu perlu menjalani serangkaian tes.

Nantinya, dokter akan melakukan tes darah untuk mencari tahu level hormon prolaktin, progesteron, dan tiroid kamu. Tak cuma itu, dokter juga kemungkinan melakukan USG untuk memeriksa kondisi panggulmu dan organ-organ di dalamnya.

Pengobatan anovulasi tentunya beragam, tergantung gangguan keseimbangan hormon yang menjadi penyebabnya. Sebelum meresepkan obat khusus, kamu mungkin bakal dianjurkan buat memperbaiki gaya hidup dulu dengan cara berikut.

  • Menjaga berat badan dalam rentang yang sehat, jadi tidak terlalu kurus maupun obesitas. Produksi hormon-hormon bergantung pada lemak tubuhmu, makanya bobot lemak dalam tubuh harus seimbang agar produksinya tidak terganggu.
  • Jangan berolahraga secara berlebihan, sebab aktivitas fisik yang terlalu berat bisa bikin tubuh stres. Salah satu efeknya yaitu gagalnya proses ovulasi.
  • Mengelola stres dengan sebaik mungkin. Hormon yang diproduksi tubuh ketika stres bisa mengganggu produksi FSH, LH, dan GnRH. Jadi, walaupun stres tidak bisa dihindari, sebisa mungkin kelola dengan baik, ya, Charm Girls!

Perbaikan gaya hidup biasanya bisa membantu mengembalikan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Akan tetapi, kalau semua cara di atas tidak berhasil dan kamu masih juga mengalami ovulasi, dokter mungkin perlu memberikan terapi dengan hormon atau obat-obatan.

Pengobatan medis tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan, ya, Girls! Hormon dan obat bisa memengaruhi tubuhmu kalau nggak digunakan dengan bijak. Maka dari itu, kamu harus berkonsultasi ke dokter kandungan sampai menemukan pengobatan yang tepat, aman, dan sesuai untukmu.

Anovulasi biasanya bisa ditangani dengan kombinasi terapi dan gaya hidup yang sehat. Banyak orang yang mengalami kondisi ini tetap bisa hamil di kemudian hari. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir, yang penting tetap pastikan kamu menjaga kesehatan diri berikut organ-organ reproduksimu.

penyebab sel telur gagal dibuahi
anovulasi adalah
Komentar (143)
A

An
Anonymous
Ok
a month ago
Balas
An
Anonymous
Ok
a month ago
Balas
An
Anonymous
Ok
a month ago
Balas
floating-icon