Kembali

Edukasi

Yuk, Kenali 7 Fungsi Hormon Estrogen pada Wanita!

Yuk, Kenali 7 Fungsi Hormon Estrogen pada Wanita!


Tubuh manusia bisa berfungsi secara optimal karena pengaruh dari berbagai macam hormon, salah satunya estrogen. Pada dasarnya, kadar estrogen dalam tubuh wanita lebih banyak dibanding laki-laki sehingga sering disebut sebagai hormon seks wanita.

Ada banyak fungsi estrogen bagi kesehatan tubuh dan alat reproduksi wanita. Bahkan, tanda-tanda pubertas seperti membesarnya payudara dan pinggul serta munculnya siklus menstruasi juga berasal dari pengaruh hormon ini, lho!

Ingin tahu apa lagi pengaruh hormon seks wanita yang satu ini pada tubuhmu? Yuk, kenali lebih dalam lewat artikel ini!

Apa itu hormon Estrogen?

Estrogen pada dasarnya merupakan hormon yang terdapat di dalam tubuh wanita dan pria, tapi kadarnya pada wanita lebih banyak. Estrogen juga berperan sebagai hormon seks utama sehingga dapat mengatur perkembangan seksual dan reproduksi wanita.

Hormon estrogen diproduksi secara alami oleh tubuh. Ovarium wanita berperan paling besar dalam pembentukan hormon ini meskipun kelenjar adrenal dan sel lemak juga memproduksinya. 

Berikut tiga bentuk estrogen yang diproduksi oleh tubuh.

  • Estrone, jenis estrogen yang dibentuk setelah seorang wanita menopause.
  • Estradiol, jenis estrogen yang dibentuk selama masa reproduksi.
  • Estriol, jenis estrogen yang dibentuk selama kehamilan.

Kadar estrogen dalam tubuh wanita nggak bersifat tetap. Hormon ini akan mengalami fluktuasi (naik dan turun) selama siklus menstruasi. Lalu, produksinya akan menurun drastis saat menopause.

Beragam fungsi hormon estrogen pada wanita

Hormon estrogen memainkan peran yang begitu besar pada tubuh manusia, terutama pada alat reproduksi wanita. Yuk, kenali satu-satu fungsinya!

1. Berperan dalam pubertas remaja

Kadar estrogen dalam tubuh meningkat secara alami saat perempuan memasuki masa puber. Hal tersebut menyebabkan perubahan karakteristik seks sekunder di tubuhmu, seperti tumbuhnya rambut kemaluan dan ketiak, serta berkembangnya payudara.

Estrogen juga bekerja sama dengan follicle-stimulating hormone (LSH) dan luteinizing hormone (LH) untuk mempersiapkan tubuh anak perempuan menjadi dewasa. Dengan begitu, tubuhmu akan siap mengalami kehamilan.

2. Mengatur siklus menstruasi

Seiring dengan pembentukan FSH dan LH di dalam otak, hormon estrogen bekerja bersama hormon progesteron untuk mengatur siklus haidmu. Estrogen membantu proses pelepasan sel telur (ovulasi) dan penebalan lapisan rahim untuk mempersiapkan kehamilan.

Gejala yang muncul sepanjang siklus menstruasi memang kadang bikin nggak nyaman. Namun, kondisi ini merupakan tanda positif bahwa kamu memiliki kemampuan untuk mengandung di kemudian hari, Charm Girls.

3. Mempengaruhii kehamilan dan kesuburan

Kadar estrogen akan memuncak saat kamu memasuki masa ovulasi alias masa subur. Pada saat yang sama, estrogen akan mengencerkan lendir pada serviks (leher rahim) sehingga membuatmu lebih mudah hamil apabila melakukan hubungan seksual.

4. Membantu menjaga kesehatan jantung

Ternyata salah satu fungsi estrogen adalah melindungi jantung dari berbagai masalah, lho. Hormon ini akan menjaga kelenturan pembuluh darah jantung, mengontrol kadar kolesterol, dan mencegah peradangan pada jantung.

Ketika seorang wanita mengalami menopause sehingga kadar estrogennya menurun, risiko penyakit jantung pun meningkat. Untuk melindungi kesehatan jantungnya, banyak wanita menopause memilih menjalani terapi dengan hormon estrogen pengganti.

5. Menjaga kepadatan tulang

Estrogen juga memiliki fungsi dalam perkembangan tulang. Seiring bertambahnya usia, estrogen bekerja lebih keras untuk melindungi tulangmu agar tidak keropos. 

Saat seorang wanita mengalami menopause, produksi estrogen dalam tubuhnya pun menurun. Jika hal ini terjadi, risikonya untuk terkena osteoporosis (tulang keropos) akan meningkat. Bahkan, patah tulang bisa dengan mudah terjadi.

6. Menjaga vagina dan saluran kemih

Nggak hanya memperkuat tulang, hormon estrogen juga berperan penting dalam menjaga kesehatan vagina dan saluran kemih. Dengan adanya hormon estrogen, vagina nggak akan terasa kering dan gairah seksual pun meningkat.

Jika kadar estrogen menurun, efek yang ditimbulkan adalah rasa kering pada vagina, dinding vagina menipis, dan gairah seksual berkurang. Nggak hanya itu, lapisan uretra yang membawa urine dari saluran kemih pun akan mengalami penipisan sehingga memicu timbulnya infeksi.

7. Menyeimbangkan suasana hati

Estrogen bisa meningkatkan produksi serotonin dalam otak. Serotonin merupakan zat kimia otak yang bikin kamu merasa bahagia. Maka dari itu, wanita menopause dan yang baru saja melahirkan akan sering merasa stres atau bahkan depresi.

Itu dia ulasan mengenai fungsi hormon estrogen pada wanita, Charm Girls. Bagi remaja perempuan, cara terbaik untuk menstabilkan kadar hormon estrogen yaitu dengan pola makan sehat dan bergizi seimbang. Lengkapi juga dengan olahraga supaya tubuhmu selalu sehat dan bugar, ya!

fungsi hormon estrogen pada wanita
Komentar (36)
A

An
Anonymous
ok
9 days ago
Balas
An
Anonymous
hm
4 days ago
An
Anonymous
oke
4 days ago
An
Anonymous
ok
9 days ago
Balas
An
Anonymous
y
4 days ago
An
Anonymous
ok
9 days ago
Balas
floating-icon