Kembali

Girl's Life

Apa Saja ya, Perbedaan Selaput Darah dan Darah Haid?

Apa Saja ya, Perbedaan Selaput Darah dan Darah Haid?


Apa saja perbedaan selaput darah dan darah haid? Sebagai seorang wanita, pernahkah kamu penasaran tentang hal itu?

Misalnya, kamu baru selesai melakukan hubungan intim atau berolahraga berat, yang sama-sama diketahui sebagai penyebab robeknya selaput dara. Lalu tiba-tiba, ada darah yang terlihat di celana dalammu. 

Kamu mungkin bingung, apakah darah tersebut merupakan akibat robeknya selaput dara atau itu adalah darah menstruasi?

Keduanya memang melibatkan proses keluarnya darah dari dalam vagina, tapi keduanya adalah hal yang sama sekali berbeda. Gak heran banyak wanita yang berusaha mencari perbedaan darah haid dan darah robeknya selaput dara. 

Selaput dara adalah selaput tipis yang biasanya menutupi bagian pembukaan vagina dan membatasinya dari bagian luar alat reproduksi. Jaringan yang juga disebut hymen ini sudah ada sejak lahir, dan akan melebar ketika usia kita mendekati pubertas.

Kamu pastinya tahu kan, bahwa selaput dara atau hymen ini sering banget dikaitkan dengan keperawanan seorang wanita. Katanya sih, kalau selaput daranya robek dan mengeluarkan darah ketika berhubungan seksual, itu jadi tanda bahwa seorang gadis masih perawan. Anggapan yang sebenarnya salah nih, Charm Girls. 

Nah, kalau sementara menstruasi atau haid adalah proses luruhnya lapisan rahim wanita yang menyebabkan keluarnya darah dan sebagian jaringan dari dalam rahim, lalu mengalir melalui leher rahim, terus hingga keluar dari vagina. 

Kalau dari penjelasan di atas, perbedaan selaput dara dan darah haid sudah cukup jelas, kan? Biar tahu lebih detail lagi, Charm Girls bisa baca beberapa perbedaan antara darah haid dan selaput darah wanita di bawah ini.

1.Terkait dengan keperawanan

Ada anggapan bahwa keperawanan seorang wanita itu terkait dengan robeknya selaput dara akibat penetrasi saat berhubungan seks. Padahal sebenarnya, ini adalah mitos semata!

Soalnya, masih ada banyak hal yang bisa menyebabkan selaput dara robek sebelum hubungan seksual terjadi. Misalnya, aktivitas olahraga, memasukkan tampon dengan ukuran yang salah, masturbasi, atau tindakan medis di sekitar area vagina.

Kalau hal ini terjadi, biasanya wanita juga akan mengalami sedikit rasa sakit selain keluarnya darah dari vagina.

Selain itu, beberapa gadis ada juga yang dilahirkan tanpa selaput dara. Bahkan ada juga yang selaput daranya sudah robek karena aktivitas lain atau memang sangat elastis sehingga tidak rusak ketika penetrasi penis dilakukan. Jadi, bukan berarti mereka sudah gak perawan, ya!

Perlu diketahui juga kalau selaput ini tidak berbentuk bulat sempurna menutupi jalan masuk, melainkan berupa jaringan tipis di pinggiran lubang vagina. Jadi, memang ada lubang di tengahnya yang bisa meregang ketika berhubungan intim atau pun memasukkan tampon dan jari ke dalamnya.

Kalau bulat menutupi saluran vagina sih, gimana caranya kita, cewek-cewek, bisa mengeluarkan darah menstruasi setiap bulannya sebelum selaput dara itu robek? Hehehe~

2. Periode kemunculan darah

Salah satu rutinitas yang harus kita lalui sebagai wanita adalah siklus menstruasi yang datang setiap bulan. Darah haid biasanya akan keluar setiap bulan dan berlangsung selama 3-5 hari. 

Nah, kalau darah yang dihasilkan dari robeknya selaput dara sih, tidak akan keluar setiap bulan dan dalam periode selama haid ya, Charm Girls.

Lantas, berapa lama darah selaput dara keluar? Darah akibat robeknya selaput dara akan terjadi sekali dan hanya sejumlah kecil saja. Namun, ada juga kejadian wanita yang mmiliki jaringan selaput dara yang lebih tebal sehingga menghasilkan lebih banyak darah.

3. PMDD

Pperbedaan selaput dara dan darah haid lainnya bisa kamu lakukan dengan mengindentifikasi apakah kamu mengalami PMDD atau tidak.

PMDD adalah gangguan Disforik Pramenstruasi, yakni gejala yang mirip PMS tapi lebih parah. Gejala ini menyebabkan depresi, ketegangan, mood swing yang parah, kemerahan atau iritasi yang bertahan lama. Gejala-gejala di atas tidak akan dialami oleh perempuan yang mengalami kerusakan selaput dara.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi di mana jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini menyebabkan siklus menstruasi jadi terasa sakit parah, kram, dan aliran darahnya lebih berat.

Kalau kamu mengalami gejala di atas, artinya darah tersebut kemungkinan tidak berasal dari robeknya jaringan selaput dara.

Untuk menjaga agar kita tetap nyaman selama periode menstruasi dengan aliran darah yang deras banget, wajib banget pakai pembalut yang bisa menyerap secara maksimal nih. 

Kamu bisa coba pembalut Charm Sleep Protect+ Panties, pembalut berbentuk celana dari Charm yang bisa memberikan perlindungan penuh dari segala sisi di malam hari. Gak perlu lagi takut bocor di saat tidur.

Pembalut berbentuk celana ini praktis banget pakainya, seperti mengenakan celana dalam biasa. Bahannya pun lentur mengikuti lekuk tubuh, berukuran all size alias siapa aja pasti muat, dan bahannya selembut kain.

7. Meninggalkan noda

Perbedaan darah haid dan selaput dara yang terakhir adalah pada warnanya. Ketika rusak atau sobek, warna selaput dara akan meninggalkan lingkaran ‘tanda’ merah muda kecil di ujung bawah vagina yang juga dikenal sebagai tanda dara lama-lama akan menyusut.

Warna darah akibat robeknya selaput dara juga biasanya seperti darah segar, dan volumenya tidak banyak. 

Nah, kalau darah yang keluar saat menstruasi akan lebih banyak dari sekedar bercak atau noda kecil. Warnanya pun cenderung merah pekat atau kehitaman yang identik dengan darah kotor. Periodenya juga berlangsung beberapa hari.

Dari penjelasan perbedaan selaput darah dan darah haid di atas, kamu perlu tahu juga kalau bisa jadi rusaknya jaringan selaput darahmu berlangsung di periode yang sama dengan menstruasi. 

Jadi, darah dari hymen dan darah menstruasi sudah bercampur jadi satu. Kalau sudah begini sih, sudah susah banget buat membedakannya.

Intinya sih, selama tidak ada keluhan sakit yang dirasa berlebihan dan tidak normal, kamu gak perlu takut Charm Girls.

Dari penjelasan perbedaan selaput darah dan darah haid di atas, kamu perlu tahu juga kalau bisa jadi rusaknya jaringan selaput darahmu berlangsung di periode yang sama dengan menstruasi. 

Jadi, darah dari hymen dan darah menstruasi sudah bercampur jadi satu. Kalau sudah begini sih, sudah susah banget buat membedakannya.

Intinya sih, selama tidak ada keluhan sakit yang dirasa berlebihan dan tidak normal, kamu gak perlu takut Charm Girls.

perbedaan darah haid dan darah robeknya selaput dara
perbedaan selaput dara dan darah haid
perbedaan darah haid dan selaput dara
Komentar (1598)
A

Avatar Profile Image
Raida Rahmawati
Good
2 years ago
Balas
Avatar Profile Image
mira dewi
ok
2 years ago
Avatar Profile Image
Raihana Salima
ok
2 years ago
Ma
Maya_Khumaeroh14
Ya
2 years ago
Ma
Maya_Khumaeroh14
Ya
2 years ago
An
Anonymous
Ok
2 years ago
An
Anonymous
Ohhh
2 years ago
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
ok
2 years ago
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
ok
2 years ago
An
Anonymous
👍👍👍
2 years ago
Avatar Profile Image
Raida Rahmawati
Nice
2 years ago
Balas
Avatar Profile Image
mira dewi
ok
2 years ago
Avatar Profile Image
Raihana Salima
ok
2 years ago
Ma
Maya_Khumaeroh14
Ok
2 years ago
An
Anonymous
Wow
2 years ago
An
Anonymous
Yoh
2 years ago
An
Anonymous
Y
2 years ago
An
Anonymous
Ntaps
2 years ago
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
ok
2 years ago
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
ok
2 years ago
AW
Asti Widya Astuti
👍👍👍
2 years ago
Avatar Profile Image
Siti nur aliza
Nice
2 years ago
Balas
Avatar Profile Image
mira dewi
ok
2 years ago
An
Anonymous
Ya
2 years ago
An
Anonymous
Iya
2 years ago
An
Anonymous
Oke
2 years ago
An
Anonymous
Sip
2 years ago
An
Anonymous
Ome
2 years ago
An
Anonymous
Oke
2 years ago
An
Anonymous
Iya
2 years ago
An
Anonymous
Sip
2 years ago
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
ok
2 years ago
Avatar Profile Image
Hesti Noviyanti
ok
2 years ago
An
Anonymous
Btull
2 years ago
An
Anonymous
Oke
2 years ago
An
Anonymous
Ya
2 years ago
An
Anonymous
Sip
2 years ago
floating-icon