Kembali

Edukasi

Ini 5 cara menghitung siklus menstruasi

Ini 5 cara menghitung siklus menstruasi


Charm Girls, buruan ambil kalender kamu!
 

Sebelum membahas bagaimana cara menghitung siklus menstruasi. Masih ingat nggak kalo siklus reproduksimu terdiri dari 4 fase?
- Fase menstruasi: Fase ini dimana darah keluar dari vagina karena peluruhan dinding rahim!
- Fase Folikuler: Fase ini dimulai dengan menstruasi dan berakhir sebelum sel telur dilepaskan dari ovarium.
- Fase Ovulasi: Ovulasi biasanya terjadi antara hari ke-10 hingga 14 dari setelah menstruasi.
- Fase Luteal: Pada momen ini dimulai setelah ovulasi dan diakhiri dengan hari pertama menstruasi yang berlangsung sekitar 12 hingga 15 hari.

Yang namanya menstruasi memang punya siklusnya sendiri, loh. Setiap anak cewek pastinya punya siklus menstruasi yang berbeda-beda. Rentang siklus menstruasi rata-rata wanita selama 28 hari. Tapi, rentang normal sebenarnya adalah berkisar 25 sampai 38 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Beberapa cewek mengalami siklus menstruasi tidak teratur, ini mungkin salah satu sebab Charm Girls merasa "terlambat haid". Sebetulnya bukan terlambat , tapi siklus menstruasi yang memanjang.

Baca Juga : 5 tanda, ada yang gak beres dengan menstruasimu

1. Catat tanggal berapa kamu menstruasi
Charm Girls bisa menggunakan kalender biasa yang ada di rumah atau pada smartphonemu. Jadi, langkah pertama adalah mencatat hari pertama terjadinya masa menstruasi setiap bulannya. Psstt.. ingat yah catatnya setiap bulan!
Misalkan di bulan Februari hari pertama menstruasi terjadi di tanggal 16. 

2. Kedua, ingat tanggal terakhir menstruasimu bulan lalu 
Cara menghitung siklus menstruasi kedua adalah pastikan kamu mencatat berapa lama menstruasimu berlangsung. Misalkan menstruasimu terjadi selama 7 hari, berarti dari hari pertama di tanggal 16 kamu haid sampai tanggal 22 februari.

3. Hitung siklus menstruasimu dengar kalendar menstruasi Charm Girl’s Talk 
Charm Girls, coba kamu hitung jarak menstruasi bulan lalu hingga sekarang. Okey, misal di bulan Februari kamu mendapatkan haid di tanggal 16. Lalu di bulan maret kamu haid di tanggal 15.

Ini 5 cara menghitung siklus menstruasi
Bagaimana Cara Menghitung Siklus Menstruasi

Ini berarti kamu mempunyai siklus menstruasi selama 28 hari. Nah dari mengetahui siklus menstruasimu, Charm Girls akan bisa memprediksi menstruasi di bulan berikutnya. Kalau siklusnya tetap 28 hari maka kamu akan haid kembali di tanggal 14 April.

Namun, siklus tersebut juga dapat berubah setiap bulannya dan terbilang normal asalkan masih di rentang antara 25 hingga 38 hari ya! Nah, biar mudah kamu bisa menghitungnya dengan menggunakan kalendar menstruasi yang bisa kamu download di website Charm Girl’s Talk.

4. Catat juga kapan kamu bakal mengalami PMS 
Setelah tahu bagaimana cara menghitung siklus menstruasi, kamu bisa memperkirakan kapan PMS atau Premenstrual Syndrome bakal terjadi.

Baca Juga : PMS (Pramenstruasi Sindrom) itu apa sih?

Biarpun gejala PMS disebabkan campuran perubahan kondisi hormon estrogen, progesteron, dan serotonin. PMS ini wajar terjadi pada setiap cewek dan nggak perlu pengobatan medis secara khusus. Tapi tetap saja, PMS emang kadang bisa jadi drama banget. Kram, nyeri perut, pusing, bete moody-moody nggak jelas tuh harus punya persiapan.

Biasanya PMS datang di 7 hari sebelum menstruasi. Jadi, kamu bisa prepare untuk membeli pembalut Charm Body Fit, essential oil ataupun makanan favoritmu yang bisa buat tubuhmu nyaman.

Ini 5 cara menghitung siklus menstruasi
Prepare Saat PMS

5. Manfaat tahu cara menghitung siklus menstruasi
Sebenarnya simpel, siklus menstruasi tuh dapat menjadi tanda untuk kamu tahu apakah tubuhmu sehat atau nggak! Siklus menstruasimu normal atau sehat jika kamu mengalami periode menstruasi 25-38 hari berlangsung selama 3-7 hari, warna darah merah terang, gumpalan darah tidak lebih besar dari uang koin, volume darah 20-60cc.

Untuk siklus menstruasi yang nggak sehat, kamu bisa mengalami periode menstruasi kurang atau lebih panjang dari siklus menstruasi normal. Apakah disertai nyeri, kram, mual, atau muntah saat menstruasi, mengalami pendarahan atau bercak yang terjadi di luar siklus. Pendarahan dapat terjadi setelah menopause atau setelah berhubungan intim, Charm Girls.

Nah, apabila kamu menemukan menstruasi datang terlalu cepat atau terlambat, kamu bisa langsung nyadar menstruasimu sehat atau enggak sehat dan kamu bisa beritahu orang tuamu atau mendiskusikan hal tersebut dengan orang yang lebih berpengalaman. Siapa tahu kamu memang membutuhkan bantuan dokter.

Oiyaa.. dengan menghitung siklus menstruasi, kamu juga bisa tahu kapan harus melakukan traveling, kunjungan ke tempat ibadah, atau kegiatan seru lainnya yang lebih aman kamu lakuin saat kamu lagi gak datang bulan.
Yuk, mulai hitung siklus menstruasimu…

Komentar (2)
A

so
sofila
makasih kak, sangat bermanfaat infonya
6 days ago
Balas
iq
iffah qonita
thanks kak ilmunya
4 days ago
Balas