Kembali

Edukasi

Masa Subur Setelah Melahirkan Itu Kapan, Sih? Ini Cara Menghitungnya!

Masa Subur Setelah Melahirkan Itu Kapan, Sih? Ini Cara Menghitungnya!


Kehamilan adalah proses yang sangat kompleks. Ada banyak perempuan yang bisa segera hamil kembali setelah melahirkan, tapi tidak sedikit juga yang harus menghitung masa subur mereka karena tak kunjung hamil anak kedua.

Masa subur yang terjadi saat sel telur dilepaskan dari ovarium adalah waktu potensial untuk terjadinya kehamilan. Namun, menentukan kapan masa subur setelah melahirkan memang tidak gampang, Charm Girls. Alhasil, banyak orang perlu menerka-terka.

Artikel ini akan menjelaskan kapan masa subur terjadi usai persalinan dan ciri-cirinya. Bagi kamu yang memiliki pertanyaan serupa, yuk, baca artikel ini untuk memahami lebih mendalam tentang tubuh wanita setelah melahirkan!

Kapan masa subur setelah melahirkan?

Wanita yang sudah melahirkan sering bertanya-tanya kapan masa subur mereka akan kembali. Tujuan utamanya adalah memahami kapan waktu terbaik untuk berhubungan intim sehingga peluang untuk hamil jadi lebih tinggi. Namun, tubuh wanita itu unik, jadi tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini.

Umumnya, wanita tidak langsung subur setelah melahirkan. Dibutuhkan sekitar 1–1,5 bulan setelah melahirkan hingga tubuhmu kembali mengalami masa subur. Biasanya, menstruasi akan mulai kembali sekitar 5–6 minggu setelah melahirkan.

Meskipun jarang, kehamilan bisa terjadi kurang dari 6 minggu setelah melahirkan atau bahkan paling cepat 3 minggu usai kelahiran bayi meskipun sang ibu masih menyusui. Terkadang, ini bisa saja memakan waktu lebih lama lagi.

Ibu yang sedang menyusui pun cenderung memiliki siklus menstruasi yang lebih lambat dibandingkan dengan yang tidak. Dengan kata lain, ibu menyusui mungkin butuh waktu lebih lama lagi sebelum bisa hamil anak kedua.

Susahnya memastikan kapan masa subur setelah melahirkan mungkin menimbulkan keraguan bagi mereka yang berencana hamil lagi setelah persalinan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa ada yang namanya jarak aman kehamilan.

Hamil terlalu cepat setelah melahirkan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan bagi ibu maupun bayi, terutama jika sang ibu mengalami komplikasi pada kehamilan sebelumnya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pilihan teraman yaitu menunggu 24 bulan sebelum mencoba hamil kembali. Perempuan yang pernah mengalami keguguran, lahir mati, perdarahan, atau melahirkan melalui operasi mungkin perlu menunggu lebih lama.

Cara menentukan masa subur setelah melahirkan 

Jika seorang perempuan berencana hamil dan ingin menentukan masa subur, salah satu hal yang harus ada dalam persiapan kehamilannya adalah memahami siklus haid alias menstruasi. Cara yang paling mudah adalah dengan metode kalender. 

Tandai hari pertama haid pada kalender atau aplikasi pencatat menstruasi setiap bulan. Siklus haid dimulai pada hari pertama haid dan berakhir saat haid berikutnya dimulai. Kebanyakan perempuan memiliki siklus haid sepanjang 28 hari, tetapi panjang siklus haid yang normal itu sendiri bisa bervariasi, dari 21 hingga 35 hari.

Perhitungan kalender seperti ini sebetulnya lebih efektif bagi wanita yang siklus haidnya teratur. Untuk kamu yang siklus menstruasinya nggak teratur dan ingin menentukan masa subur, coba lakukan penghitungan dengan mencatat siklus menstruasi selama 6 bulan terakhir.

Perhatikan ada berapa hari antara hari terakhir haidmu dengan hari pertama haid yang selanjutnya. Kemudian, masukkan ke dalam rumus siklus menstruasi terpendek dengan dikurangi 18 atau siklus terpanjang dikurangi 11. 

Penting diingat bahwa metode kalender mungkin tidak akurat jika kamu mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau bervariasi dari bulan ke bulan. Selain metode kalender, kamu juga bisa menggunakan alat prediksi ovulasi.

Jika masih ragu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter persalinan perihal rencana kehamilan, masa kesuburan, atau kekhawatiran lain seputar kehidupan seksual.

Ciri-ciri masa subur setelah melahirkan

Setelah kamu melahirkan, menstruasi pertamamu mungkin agak berbeda dari biasanya dan bahkan bisa tidak teratur selama beberapa bulan. Ini bisa mencakup siklus tanpa ovulasi atau menstruasi yang tak teratur, baik lebih panjang, lebih pendek, atau bahkan tidak terjadi selama beberapa bulan.

Kemudian, munculnya kram, perdarahan berat, dan gumpalan darah kecil merupakan hal yang lumrah terjadi ketika kamu mengalami menstruasi pertama setelah melahirkan. Nah, sekarang, yuk kita lihat gejala lain yang bisa membantumu mengenali masa subur setelah melahirkan.

  • Payudara dan puting terasa sakit.
  • Kerontokan rambut.
  • Dehidrasi setelah melahirkan, termasuk saat menyusui.
  • Perubahan suhu tubuh.
  • Munculnya lendir serviks pada celana dalam.
  • Meningkatnya dorongan seksual.

Gejala-gejala tersebut mungkin lebih umum dialami orang dewasa. Namun, jika kamu mengalaminya dan terganggu karenanya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya! Dokter bisa membantu mencari tahu penyebab dan solusinya.

ciri ciri masa subur setelah melahirkan
Komentar (1)
A

An
Anonymous
Noted
5 months ago
Balas
floating-icon